Headlines News :
Aliansi Media Online & Telekomunikasi Indonesia (AMOI) dan Management & Redaksi beritalima.Com Mengucapkan Selamat Atas ditetapkannya Bapak Ir. Joko Widodo dan Bapak H. Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2014-2019 ”

Kajari Ternate , 5 Kasus di Akhir Masa Jabatan

Ternate, beritalima.com - Kepala Kejaksaan negeri Ternate ERI SATRIANA ,SH,MH diakhir masa jabatannya sebagai kajari ternate, berhasil mendorong 5 berkas perkara korupsipsi atas nama masing-masing ; Halil Gaus kasus Perusda, Riad almari kasus hotel archi, Afani, Rasyid Baud dan Husni Bopeng kasus baju dinas anggota DPRD kota Ternate.

Eri yang genap 1 tahun 10 bulan memimpin kejaksaan negeri ternate mengatakan dimasa kepemimpinannya tidak ada kasus yang sulit, hal ini dibuktikan dengan sekian kasus yang ditangani,semuanya berhasil di dorong ke pengadilan yang berakhir dengan putusan penjara bagi tersangka kasus korupsi.

Mulai hari ini saya sudah tidak bertugas lagi sebagai kejari ternate, saya dimutasikan ke kejari Cimahi jawa barat.

Saya berharap 5 berkas perkara ini akan ditindak lanjuti oleh kejari yang baru yang menggantikan saya nanti.(**)
(@rudy)

Kaitan RUU Pemilukada, Perlu Menata Sistem

JAKARTA, beritalima.com - Mengingat RUU semakin panas, Ketua Komisi II DPR RI Agun Gunanjar Gunarsa, memandang apakah Koalisi Merah Putih (KMP) akan kompak dalam menjaga komitmennya di luar pemerintahan. Mengingat statusnya yang tidak saja sebagai saeorang politisi dari Partai Golkar, akan tetapi dia juga menurut pangakuannya sebagai seorang akademisi dan tengah menyelesaikan titel doktor.

Dari gelar yang akan diraihnya itu, tidak ada urusan dengan pilkada langsung maupun tidak langsung. Namun ia menjelaskan bahwa pengertian demokrasi merujuk pada kesepakatan untuk mempertahankan NKRI yang memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika, semboyan itu kata Agun disebutkan juga dalam Pasal 18 UUD 1945.

"Secara demokratis itu adalah keragaman kebhinnekaan, jogja tidak dipilih dan ditetapkan tapi demokratis. Lembaga dempkratis itu adalah wakil rakyat.
Walikota-walikota DKI jakarta tidak ada yang dipilih tapi demokratis," ujarnya.

Hal lain disebutkan Ketua Komisi II DPR RI itu, keberagaman yang ada di Indonesia, tidak perlu diseragami, karena menurut karakteristiktidak bisa diseragami dan tidak boleh dipaksa. Oleh karena itu ujar Agun, harus harus melihat sebuah persoalan dalam konteks sosiologis yang hanya bisa diselesaikan.

"Kalau manusianya tidak bagus tidak akan efektif, namun dari sisi sistem kita harus menata dari segi kesisteman. Persoalan copot-mencopot jabatan, secara akademik selama ada UU ASN pejkabat negara tidak semerta-merta main copot," tandas Agun Gunarsa.

Sementara ditegaskan Agun Gunarsa, sepanjang kebijakan anggaran yang piramidanya masih terbalik sampai kapanpun tidak akan selesai. Karena pimpinan teknis bermuara di jakarta.
Uang yang ditransfer ke daerah, uang dihabiskan di jakarta untuk makan minum dan nginap di hotel dan lain sebagainya. Padahal uangnya itu untuk daerah. Oleh karena itu dengan adanya UU Aparatur Sipil Negara, tidak ada lagi meninggalkan Bupati atau Walikota tanpa seizin Gubernur. dedy mulyadi
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Mantan Bupati Belitung Akan Hidupkan Kembali Laskar Pelsngi II

Beltim – beritalima.com, Mantan Bupati Belitung H. Dharmansyah Husein berencana membangun komplek pendidikan terpadu, SD, SMP, SMK, dan Islamic Center di Desa Selinsing Kecamatan Gantung. Ia bercita-cita menghidupkan kembali Laskar Pelangi Jilid II untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Hal ini diungkapkan Dharman seusai melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Beltim Zarkani Mukri di ruang kerjanya, Selasa (22/9).
          "Saya ini bawak tamu dari UHAMKA (Universitas Muhammadiyah Frof. Dr. Hamka). Ada rencana kita mau menghidupkan Laskar Pelangi jilid II, supaya spirit of rainbow troops itu harus dihidupkan kembali. Hari mulai rencananya," kata Dharman.
          Dharman dan rombongan dari UHAMKA akan mengadakan sosialisasi mulai dari tingkat Desa Selinsing terkait rencana pembangunan komplek pendidikan terpadu. Lokasi pembangunan direncanakan akan berada di sekitar Danau Nujau, Desa Selinsing.
          Politisi senior asal Kecamatan Gantung ini juga mengkritisi kurikulum pendidikan 2013 yang dianggapnya kurang memberikan manfaat jika tidak memberikan pendidikan pembangunan karakter bagi siswa sekolah. Ia menilai seharusnya sekolah-sekolah dasar yang ada di Pulau Belitung mewajibkan muridnya membaca Laskar Pelangi yang dapat memberikan inspirasi.
          "Bupati Serdang Bedagai saja mewajibkan anak-anak SD di kabupatennya untuk membaca Laskar Pelangi supaya mereka punya motivasi untuk belajar dengan segala keterbatasan yang dia punya. Itu kan luar biasa, kabupaten di Sumatera Utara saja seperti itu. Lho kok kita urang Belitong dak menginspirasi anak-anak didik kita supaya punya semangat seperti itu. Pendidikan pembangunan karakter inilah yang miskin kita," pungkas Dharman.
          Selain itu Dharman juga menganggap keanekaragaman tokoh dalam buku Laskar Pelangi dapat dijadikan contoh agar masyarakat Belitong yang multi etnis serta dari berbagai latar belakang pendidikan dan ekonomi dapat bekerjasama.
          "Di buku Laskar Pelangi itu banyak mengajarkan kita. Di dalam ke aneka ragaman mereka bisa bekerja sama. Ada Aling di situ, ada anak orang gak mampu di situ mereka bisa padu. Itu sekarang sudah langka. Orang beda "baju" bisa berkelahi, itulah yang terjadi di republik ini," sindir Dharman.(@2!/Dody)

Presiden SBY Menyampaikan Pidato di Hadapan 1400 Taruna Amerikan di US Military Academy, West Point, New York

Indonesia adalah negara demokrasi ketiga terbesar di dunia setelah India dan Amerika Serikat, dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Seperti halnya Amerika, Indonesia juga termasuk negara anggota G-20 yaitu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang baik. Di Indonesia, Islam, demokrasi dan modernitas dapat tumbuh bersama dalam harmoni. Selain itu militer di Indonesia juga berperan penting dalam menjaga stabilitas yang memungkinkan tumbuhnya perekonomian secara signifikan. Selain mempertahankan kedaulatan NKRI, militer juga aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan nasional serta kerjasama internasional yang menempatkan posisi Indonesia sebagai mitra penting bangsa-bangsa di dunia. Ancaman masyarakat dunia saat ini bukan lagi perang dalam makna tradisional, tetapi ancaman yang lebih global dan dinamis, yang membutuhkan pendekatan soft power untuk mengatasinya. Salah satu ancaman tersebut adalah penyebaran paham radikal dan terorisme.  Dengan berbagai tantangan dan dinamika yang selalu berubah-ubah di abad ke-21, solusi militer saja biasanya tidak dapat menyelesaikan masalah. Penyelesaian yang komprehensif membutuhkan seperangkat solusi politik dan diplomasi damai. Hard power tidak lagi menjadi pilihan utama, tapi lebih dibutuhkan soft power atau bahkan smart power. Hal ini disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di hadapan Taruna Akademi Militer Amerika, di West Point, New York, Senin (22/9) pukul 14.00 waktu Amerika atau Selasa (23/9) pukul 02.00 dini hari waktu Jakarta.    Geopolitik di kawasan dan di tingkat internasional makin dinamis dan penuh tantangan, memunculkan sumber konflik baru di tengah sedikitnya sembilan milyar manusia di muka bumi ini, ditambah lagi tantangan dari masalah kemiskinan global dan kesenjangan sosial yang menyulut ketegangan emosi sebagian pihak bahkan radikalisme. Namun selalu ada ruang untuk meningkatkan rasa kepercayaan antar satu sama lain yaitu dengan confidence building measures (CBM) yang tidak hanya menjadi tugas militer namun juga para politisi, diplomat, pemuka agama dan pemimpin organisasi masyarakat madani. Dalam konteks kerjasama militer di bidang pendidikan dan pelatihan, pertukaran perwira militer untuk latihan militer bersama, operasi penanganan bencana dan bahkan misi perdamaian, dapat menjadi sarana bagi peran militer dalam mencegah konflik. Jalan damai, diplomasi dan kemampuan menghargai sesama manusia menjadi kunci suksesnya penyelesaian konflik di Aceh dan Timor Leste yang telah berlangsung menahun dan tidak dapat selesai dengan pendekatan kekerasan militer.  Presiden SBY dalam pidatonya juga membagi pengalamannya dalam menjalani kariernya sebagai perwira dan kemudian pemimpin nasional, yang dibangun dari mentalitas disiplin serta senantiasa berhasil dalam tugas sejalan dengan semboyan militer yang berlaku sama antara Indonesia dan Amerika yaitu “Duty, Honour, Country”. Presiden SBY juga menjalani pendidikan militer di Amerika, selain juga menjalankan tugas dalam misi perdamaian di wilayah konflik Bosnia dan Herzegovina. Semua tempaan tersebut membentuk kepemimpinan yang positif dan kharismatik dalam diri Presiden SBY yang disebut “can do leadership”, dalam makna selalu positif yaitu seorang pemimpin harus mampu menjadi bagian dari solusi bagi setiap masalah yang dihadapi bangsanya.  United States Military Academy di West Point, New York terletak di dekat sungai Hudson, dan merupakan bangunan monumental yang sekaligus berfungsi sebagai museum juga tujuan wisata di kota New York. Bangunan dengan gaya neogothic ini memiliki elemen batu granit warna abu-abu dan hitam. Para taruna ditempa dalam pendidikan selama empat tahun di akademi militer tersebut, dengan biaya negara sepenuhnya. Para taruna yang lulus dari akademi militer ini menyandang gelar bachelor of science. Mereka belajar military leadership, athletics, dan berbagai bidang akademik lainnya. Rata rata lulusannya mengawali karir militer sebagai perwira berpangkat letnan dua. Banyak jenderal besar, tokoh, dan pemimpin AS yang dibesarkan disini. Salah satunya Jenderal Bintang Lima Douglas MacArthur (class of 1901) yang  seringkali ucapannya dijadikan quote para petinggi militer dunia, seperti “duty-honor-country” dan “there is no subtitute for victory”.  Presiden SBY menjadi salah satu pemimpin dunia yang dianggap cakap dan penting sehingga tidak hanya dapat mengunjunginya, tapi bahkan bisa memberikan ceramah di depan para Taruna Akmil AS.  Hal ini tentu saja mengharumkan nama Indonesia di mata masyarakat militer AS. Sebagai pemimpin tertinggi (commander in chief) di Indonesia, tentunya kedatangan presiden SBY menginspirasi para taruna AS. Karena pada prinsipnya, nilai militer yang dianut dan didapatkan oleh Presiden SBY kurang lebih sejalan dan bahkan mampu melengkapi apa yang mereka dapatkan. Dalam pidatonya, Presiden SBY menyampaikan pesan dari lima orang Taruna Akmil Indonesia untuk Taruna AS di West Point.  Dalam kesempatan yang sama,

Presiden SBY menyerahkan patung prajurit penjaga perdamaian Indonesia berbentuk tentara RI memegang bendera merah putih sebagai cindera mata untuk Akmil AS di West Point, Sementara Ibu Ani Yudhoyono memberikan kain dan buku batik Indonesia sebagai cindera mata. Kunjungan Presiden SBY ditutup dengan makan siang bersama 4.400 Taruna Akmil AS di kantin akademi tersebut.  Turut mendampingi Presiden SBY, Ibu Ani Yudhoyono, Menlu Marty  Natalegawa, Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Amerika Serikat beserta Ibu Reshanty Bowolleksono, Menkopolhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Menkoperekonomian Chairul Tanjung, Wamenlu Dino Pati Djalal, Mendikbud Muh.Nuh dan Seskab Dipo Alam.

Foto : Presiden SBY menyerahkan cindera mata berupa patung prajurit penjaga perdamaian RI kepada Letjen Caslen, Komandan US Military Academy, West Point, New York, di West Point, New York, Senin (22/9). Presiden SBY juga menyampaikan pidato di hadapan 1.400 Taruna Akmil AS serta menikmati makan siang bersama di kantin akademi bersama 4.400 Taruna Akmil AS tersebut.  

Rajut Kebersamaan, TNI-Polri Di Wilayah Kalbar Laksanakan Olahraga dan Senam Bersama

Pontianak. Guna mempererat hubungan silaturahmi, jajaran TNI-Polri se-garnizun Pontianak Kalbar menggelar olahraga bersama yang berlangsung di GOR Pangsuma Pontianak, Selasa (23/09). Hal itu diharapkan berpengaruh pada suasana kerja bersama menghadapi berbagai persoalan di wilayah Kalimantan Barat.

Asintel Kasdam XII/Tpr Letkol Czi Ahmad Rizal R, S.Sos mengatakan dalam sambutannya, TNI-Polri sebagai aparatur Negara harus bersinergitas dalam mengemban tugas dan tanggung jawab serta mempunyai satu tujuan yang sama bagi bangsa dan Negara, oleh karena itu Sinergitas TNI-Polri merupakan kunci pokok keberhasilan bangsa Indonesia. Masalah kejadian di Kep. Riau bentrok antara TNI-Polri tersebut itu hanyalah oknum yang tidak bertanggung jawab, jangan terpengaruh dengan adanya kejadian tersebut harus tetap jaga kekompakan yang sudah terjalin.

Olahraga dan senam bersama ini melibatkan Unsur Pimpinan wilayah Kodam XII/Tpr terdiri dari TNI AD, TNI AL, TNI AU serta Polda Kalbar beserta jajarannya. Senam bersama ini berlangsung sangat energik dan penuh semangat tinggi, kebersamaan antar instansi tersebut terlihat sangat akrab sekali, semua anggota berbaur menjadi satu, tak terlepas juga kebersamaan yang dijalin antara Wanita TNI dengan Polwan pada senam bersama tersebut.

Pada wawancaranya di akhir olahraga senam bersama, Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Aris Martono Haryadi mengatakan, dalam upaya Kodam XII/Tpr untuk mencegah konflik antara TNI-Polri seperti yang terjadi di Kep. Riau yaitu, TNI-Polri selalu saling koordinasi dengan baik antar pimpinan atau satuan bawah. Kita selalu koordinasi dengan apa yang terjadi baik di Kepolisian maupun di TNI, serta dengan saling bertukar informasi. Diharapkan kegiatan seperti ini selalu dilaksanakan kedepannya, agar TNI-polri selalu kompak dalam bertugas.

Untuk kejadian di Kep. Riau dari informasi yang di dapat itu terjadi karena kesalahpahaman, sehingga di wilayah Kalbar ini untuk mencegah hal tersebut, pihak TNI-Polri selalu mengadakan koordinasi yang selama ini sudah berjalan antara unsur TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Polda Kalbar.

Gerakan TNI Pembuatan Berjuta-Juta Lubang Resapan Biopori

Dalam rangka memeriahkan Peringatan ke-69 Hari TNI Tahun 2014, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah memulai gerakan TNI pembuatan Lubang Resapan Biopori yang merupakan salah satu wujud upaya TNI untuk melestarikan lingkungan dan penghijauan, karena kehidupan dan aktivitas mikro organisme membuat tanah menjadi gembur dan subur.


Menyadari akan pentingnya menjaga lingkungan hidup, TNI beserta jajarannya dan masyarakat ingin memelopori pembuatan berjuta-juta Lubang Resapan Biopori yang sangat mudah namun manfaatnya sangat besar bagi bumi/tanah.
Kegiatan pembuatan berjuta-juta Lubang Resapan Biopori, telah dimulai oleh TNI awal Agustus 2014 lalu dengan target 3.110.000 dan hingga saat ini sudah mencapai 8.526.486 lubang, serta terus akan berkelanjutan meski sudah melampui target. Kegiatan ini contoh sederhana yang baik, murah dan mudah untuk diterapkan di lingkungan masyarakat karena manfaatnya besar bagi lingkungan.
Seperti kita ketahui, kerusakan lingkungan yang terus menerus terhadap hutan tropis di Indonesia dan Brazil menjadi salah satu pemicu utama terjadinya pemanasan global akibat perilaku negatif masyarakat di kedua negara seperti membuang sampah maupun limbah pabrik sembarangan, betonisasi tanah dan pengurangan area resapan air yang berdampak pada perusakan lapisan ozon, tanah dan air sehingga bencana banjir dan kekeringan sering tejadi hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam hal ini, Pemerintah telah berupaya optimal melalui pencanangan penanaman satu milyar pohon guna mengembalikan kondisi lingkungan di Indonesia agar ke depan dapat kembali hijau dan menjadi paru-paru dunia. Namun upaya ini tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak didukung oleh seluruh elemen masyarakat dan kesadaran yang tinggi dari seluruh rakyat akan pentingnya lingkungan hidup bagi mahluk di bumi ini.
Menurut rencana, pada hari Rabu, 24 September 2014 pukul 08.00 WIB, Panglima TNI Jenderal TNI  Dr. Moeldoko didampingi Kepala Staf Angkatan secara simbolis akan membuat Lubang Resapan Biopori di Lapangan Parkir GOR A. Yani Mabes TNI Cilangkap, dilanjutkan Teleconference dengan Pangkotama TNI seluruh Indonesia serta dimeriahkan konser musik Iwan Fals "Pencanangan Biopori Secara Nasional" dengan tema Bersama TNI, Lingkungan Sehat Rakyat Sejahtera.



Kodam XVII/Cenderawasih terima Hibah Tanah Dari Ondoafi Kampung Harapan

Jayapura-Acara Penyerahan Tanah Adat Masyarakat Sentani Kepada Kodam XVII/Cenderawasih  oleh Tokoh adat kepada Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayhem TNI Christian Zebua, MM dan disaksikan Bupati Kabupaten Jayapura Mathias Awaitaw di Kampung Harapan Sentani Papua, Selasa (23/9)


Dalam sambutannya Pangdam mengatakan bahwa TNI mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian dan kerjasama masyarakat utamanya warga kampung Harapan Sentani atas Tanah yang dihibahkan kepada TNI dalam hal ini Kodam XVII/Cebderawasih.
"Saya mengucapkan trimakasih kepada Kepala Daerah Kabupaten Jayapura, Tokoh Agama,  Tokoh Masyarakat yang telah mendukung acara ini sehingga acara ini berjalan lancar," kata Pangdam
Lanjut Jenderal Bintang Dua yang baru-baru ini dipromosikan menjabat Bubernur daerah pemekaran Provinsi Nias oleh Paguyuban Nias Jayapura ini mengatakan apa yang telah dilakukan masyarakat merupakan bukti bahwa kemanuggalan TNI dan masyarakat membuahkan hasil dan kedepan harus lebih ditingkatkan.
"Saya mengimbau kepada prajurit saya untuk menggunkan tanah yang dihibahkan ini untuk kepentingan keamanan masyarakat," tegas Pangdam
Kodam XVII/Cenderawasih mendapat hibah Tanah di dua tempat, yakni di Kampung Harapan dan di Jalan Baru Perumnas 3 Waena Distrik Heram Papua yang masing-masing seluas 500 meter persegi.
Senada dengan Pangdam, Fabiola Ohee yang merupakan tokoh perempuan Papua,nengatakan bahwa tanah hibah yang diberikan kepada Kodam XVII/Cenderawasih adalah bukti bahwa kami masyarakat mendukung penuh kemanunggalan TNI dan masyarakat.
"Kami butuh rasa aman, untuk itu kami memberikan Tanah ini kepada Kodam XVII/Cenderawasih agar nantinya ditempat ini bisa di bangun pos Kodim," tutur Fabiola
Dalam kesempatan yang salam jug a dilakukan penandatanganan penyerahan Tanah hibah, dari Ondoafi Kampung Harapan Namensen Ongge dan George Ohee kepada Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua dan disakdikan Bupati Kabupaten Jayapura serta Kepala Distrik Kampung Harapan Sentani.(Edy/Papua).
Foto: penandatanganan Hibah Tanah


Impor Norkotika, Felix WNA Nigeria Dituntut 18 Tahun

Surabaya (beritalima.com) Botholomiw Felix Egbo alias Felix (32) Warga Negara Asing (WNA) Nigeria dituntut 18 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Selasa (23/9/2014), dalam perkara narkotika golongan I jenis sabu sebanyak 1700 gram lebih.

Terdakwa yang didampingi penerjemah bahasanya dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melawan hukum dengan cara mengimpor atau mengekspor narkotika golongan I jenis sabu oleh JPU Lujeng Andayani dari Kejati Jatim. " Perbuatan terdakwa sebagaimana dalam dakwaan kesatu, melanggar pasal 113 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika," ujarnya

"Meminta kepada majelis hakim menjatuhkan pidana dengan hukuman 18 tahun penjara denda satu miliar subsidar 3 bulan," terangJPU Lujeng

Seperti diketahui dalam dakwaan JPU disebutkan, penangkapan terdakwa berawal dari Penangkapan Cholifah (berkas terpisah) terjadi pada Rabu (14/5/2014) dini hari usai terdakwa turun dari  pesawat Air Asia QZ 327 dari Kuala Lumpur.

Saat digeledah petugas Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) JawaTimur, , petugas menemukan SS seberat 1,705 kg yang disimpan terdakwa dalam dua puluh bungkus yang kemudian dimasukkan dalam lima tas tangan. Selanjutnya tas tangan itu dimasukkan kedalam travel bag sebelum diperiksa terdakwa mengelabui petugas dengan mengaku tas tangan itu sebagai oleh- oleh.

Dalam pemeriksaan, Cholifah mengaku hanya disuruh mengambil di Kuala Lumpur, Malaysia, setelah berangkat dari Jakarta. Kemudian dari Kuala Lumpur lanjut penerbangan ke Surabaya untuk membawa ke Jakarta dengan kereta api.
Saat pengembangan penyelidikan, Cholifah diantar ke Jakarta naik kereta api oleh petugas untuk menangkap penyuruhnya dan berhasil dibekuk atas nama terdakwa Felix berkewargaan Nigeria.

Felix ditangkap pada 16 Mei 2014 dan dibawa ke Surabaya kemudian dalam hasil pemeriksaan, Felix ternyata dikendalikan oleh seorang warga negara Nigeria lainnya yang
ada di China. (Hend)



Ketua PT Surabaya Sidak PN Surabaya

Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Surabaya, Soemarno SH, M.Hum, Selasa (23/9/2014) melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.‬

‪Sidak tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan Ketua PT Surabaya dalam rangka melakukan evaluasi kinerja dan adminstrasi pegawai di lingkungan PN Surabaya.‬

‪Dalam sidak tersebut, Ketua PT Surabaya , Soemarno didampingi 1 tim evaluasi yang terdiri dari 3 orang hakim Pengadilan Tinggi Surabaya dan 5 Personil.‬

‪Soemarno langsung melakukan sidak ke ruang administrasi pidana PN Surabaya. Ia didampingi Ketua PN Surabaya, Hery Supriyono, SH. Mhum dan Wakil Panitera PN Surabaya, H Soedi SH,MH, serta beberapa tenaga administrasi PN Surabaya.‬

‪"Ini agenda rutin tahunan, sudah ada 15 Pengadilan Negeri di jawa Timur  yang kami sidak,"ujar Sumarno di ruang administrasi PN Surabaya

‪Dijelaskan Sumarno, pengawasan dan evaluasi ini dilakukan untuk menata administrasi perkara yang ada di wilayah kerjanya.‬

‪"Untuk menata yang belum baik menjadi baik dan yang sudah baik menjadi lebih baik lagi."terangnya.‬

‪Sumarno tak memungkiri masih adanya kekurangan dalam ketertiban pemasukan data perkara. Terlebih jumlah perkara di PN Surabaya mencapai 7000 perkara setiap tahunnya.‬

‪"Karena di PN  Surabaya ini banyak perkara , tentunya pasti ada kekurangan yang harus dibenahi antara pemasukan data  dengan cara manual harus disinkronkan dengan data yang ada dikomputer melalui sistem Cash Tracking System (CST),"jelasnya.‬

‪Hal senada juga diungkpkan Ketua PN Surabaya, Hery Supriyono. Menurutnya, pemutakiran data perkara tersebut memang harus disingkronkan antara sistim manual dengan computer.  ‬

‪Dan bila sudah singkron, Data tersebut, Lanjut Hery langsung dikirimkan ke Mahkamah Agung (MA) RI,  yang nantinya akan di intregrasikan dengan sistim di Website MA RI‬

‪"Data yang sudah singkron di kirimkan ke MA, dan masyarakat bisa melihat langsung perkembangan perkara yang dialami melalui website milik MA,"jelas Hery saat mendampingi Ketua PT Surabaya.‬



Hajriyanto Bantah Terjadinya Perpecahan Di Tubuh Golkar

JAKARTA, beritalima.com - Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Thohari mengatakan, partai beringin Golkar hingga saat ini masih solid. Bahkan dia mengatakan aksi-aksi munas untuk tahun 2014 dipercepat, sudah tidak ada respon lagi dari DPD. Namun dalam komentarnya, dia membantah ada perpecahan di tubuh golkar.

"Semua kader beringin sepakat Munas digelar tahun depan. Kalaupun dipercepat itu atas usulan DPD dan DPP akan segera menundanya," tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Wakil Ketua MPR, masing-masing berpegang pada sebuah penafsiran. Namun apabila dipercepat hal itu beradasarkan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga Partai Golkar. Sementara keputusan untuk tetap menggelar Munas pada tahun 2015 merupakan amanat Munas yang lalu.

"Keputusan munas 2015 itu sama sekali tidak ada hubunganya konstitusional, karena dua-duanya perbegangan keputusan munas, yang satu keputusan munas yang satu keputusan munas AD/ART," pungkasnya. dedy mulyadi

Mengaku Khilaf, Bupati Biak Numfor Minta Dihukum Ringan

JAKARTA -– Sidang lanjutan kasus suap terhadap Bupati Kabupaten Biak Numfor Papua dengan terdakwa Yesaya Sombuk, dalam agenda pemeriksaan keterangan terdakwa dimana akhirnya Yesaya mengakui telah meminta uang dengan total sebesar Sin $100 ribu kepada terdakwa lain Direktur PT. Papua Indah Teddy Renyut.

Dimana dalam operasi tangkap tangan (OTT) penyidik KPK pada tanggal 13 dan 16 Juni 2014 lalu. KPK berhasil mengamankan barang bukti berupa uang yang akan diberikan Teddy Renyut dalam dua tahap di Hotel Acacia Jakarta Pusat.

Terdakwa Yesaya juga menyadari permintaan sejumlah uang kepada Teddy itu merupakan perbuatan khilaf dan Yesaya mengaku bersalah telah melakukan permintan tersebut.

"Saya telah melanggar peraturan undang-undang, dan saya telah menerima uang dari pihak lain," ujar Yesaya dalam persidangan Senin, (22/9/2014).

Yesaya mengaku pada saat penyerahan uang di Hotel Acaci, Yesaya tidak ada menjanjikan atau pembicaraan yang terkait proyek Talud.

"Saya menyadari, saya harus kasih proyek. Kalau tidak, saya harus kembalikan uang tersebut," ujar dia.

Dan di hadapan majelis hakim, Yesaya mengakui perbuatan yang telah merugikan banyak pihak, dan kepada  Tuhan, Yesaya mengakui telah bersalah. "Kepada tuhan saya mengaku bersalah," ujar Yesaya kembali dengan suara berat.

Yesaya pun, meminta ampun pada hakim dan jaksa melalui pengakuan dosanya kepada Tuhannya atas kesalahan yang ia lakukan dan Yesaya meminta dituntut dengan tuntutan seringan-ringannya.

(lki/bin)
BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.sumateratime.comwww.satuwarta.comwww.potretdesa.com

Usai Cumbu 2 SPG Rokok, Bule Inggris Tewas Bugil

MEDAN -- Seorang warga negara Inggris, Richard (24) ditemukan tak bernyawa di Hotel Grand Buana, Jalan Sei Wampu, Medan, Senin (22/9/2014) pagi. Dua SPG rokok mengaku berhubungan badan dengan laki-laki ini, sebelum dia ditemukan tewas.

Informasi dihimpun, Richard merupakan salah satu pekerja organisasi satwa dunia yang sudah lima bulan bertugas di kawasan Bukit Lawang, Langkat, Sumatera Utara. Dia rencananya pulang ke Inggris bersama Laura, rekannya.


Sebelum pulang ke Inggris, Richard dan Laura singgah di Medan. Keduanya menginap di Hotel Grand Buana. Mereka check in bersama empat perempuan, yaitu Rafida, Putri, Fitri, dan Laila.

Richard sekamar dengan Rafida dan Putri yang diketahui sebagai SPG rokok. Sementara itu, Laura sekamar dengan Fitri dan Laila.

"Kami bertiga satu kamar. Kami memang berhubungan badan. Sebelumnya, Richard minum obat kuat supaya tahan lama," aku Rafida.

Berdasarkan pengakuan Rafida, Richard terbukti kuat setelah menenggak obat. Laki-laki bule itu tiga kali berhubungan badan dengan Rafida dan Putri, sebelum akhirnya tertidur pulas dalam keadaan bugil.

Namun, bencana baru diketahui pagi hari. Richard tak bangun-bangun. "Waktu kami bangunkan, dia enggak bangun-bangun. Saat kami periksa ternyata dia enggak bernapas lagi," tandas Rafida.

Tewasnya Richard langsung dilaporkan ke pengelola hotel yang kemudian meneruskannya ke polisi. Petugas Polsek Medan Baru, Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Intelkam beserta Tim Inafis Polresta Medan pun turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Jenazah Richard pun dievakuasi ke RSU Pirngadi Medan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Oscar Stefanus Setjo menyatakan kasus kematian Richard masih diselidiki. Teman-temannya masih menjalani pemeriksaan. "Mereka masih kami periksa. Kalau dugaan penyalahgunaan narkoba, sepertinya tidak ada," katanya.

Oscar menambahkan, polisi masih berkoordinasi dengan pihak Imigrasi. "Kami berkoordinasi untuk memulangkan jenazahnya ke Inggris," jelasnya.

(mdk/bin)
BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.sumateratime.comwww.satuwarta.comwww.potretdesa.com

Tak Layak Pakai, Di Seuneudon Benih Padi Bersubsidi Dijual

Aceh Utara | Beritalima : Benih padi unggul bermutu yang dibagikan kepada kelompok tani di Kecamatan Seunudon, Aceh Utara secara subsidi tidak layak pakai dan penyaluran benih yang bersangkutan telat. Diduga banyak benih padi yang disalurkan beberapa bulan lalu tersebut terpaksa di jual oleh masyarakat.
Dari keterangan masyarakat Seunudon, benih padi bersubsidi itu tidak berhasil dijadikan bibit lantaran tidak mau tumbuh. Masyarakat petani enggan memanfaatkan benih tersebut, karena ditakutkan akan gagal penyemaian.
Kasus tersebut diketahui, ketika informasi penjualan bibit padi oleh masyarakat Desa Lhok Rambideng kecematan yang bersangkutan muncul ditengah-tengah masyarakat. Namun, kepala Desa Lhok Rambideng M Ali membenarkan hal tersebut, menurutnya masyarakat tidak berani menggunakan bibit bersubsidi itu, ditakutkan akan gagal tanam.
"Bibit padi dibagikan bertahap, penyaluran pertama telah dibagikan kepada masyarakat dan masyarakat juga menyemainya. Tapi, saat seharusnya ditanam benih itu tidak tumbuh secara merata," kata M Ali.
"Selanjutnya dibagikan lagi pada tahap kedua, masyarakat tidak mau menerimanya dan mengembalikan benih itu, takut akan terjadi hal yang sama, namun untuk menebus harga, kami gunakan uang salah satu warga. Untuk membayar uang tersebut, dari pada mumazir sekalian kami jual saja," jelas Geuchik seraya menuturkan benih itu dijual sekitar 20 zak bobot 5 kg.
Petugas Balai Penyuluhan dan Pertanian (BPP) Seunudon yang namanya tidak disebutkan membenarkan hal tersebut (benih tidak mau tumbuh). Katanya, di kecamatan itu terdapat beberapa desa yang mendapatkan bantuan benih  .
"Iya terdapat beberapa desa mengeluhkan padi tidak mau tumbuh, seperti di Desa Matang Puntong dan penyalurannya pun agak telat," ujar petugas tersebut di kantor BPP, sembari memperlihatkan zak plastik benih unggul paling bermutu yang dipasarkan oleh PT Sang Yang Sari (Persero) Satgas Aceh, Regional II. "Terkadang ada juga petani mendatangi BPP mengembalikan sampul benih itu sambil mengeluh, terkadang ada juga yang minta benih seperti itu," lanjutnya.
Geuchik Lhok Rambideng mengatakan masyarakat petani desa merasa dirugikan atas penyaluran benih bersubsidi tersebut. Selain tidak bisa dimanfaatkan juga nyaris menggagalkan masa tanam petani sawah seluas 75 hektar itu.
"Ada petugas sekitar 4 orang mengunakan mobil saat itu mendatangi kami, mereka menjanjikan kalau benih tersebut akan diganti pada masa tanam yang akan datang ini. Masyarakat sangat berharap benih tersebut akan diganti," tukas M Ali.(EN).
  

Husni Bopeng Siap Digiring ke Meja Hijau

Ternate, beritalima.com - Husni Bopeng anggota DPRD kota Ternate periode 2014-2019 dari partai NASDEM yang baru dilantik beberapa hari kemarin akan digiring ke meja hijau hal ini terkait dengan perkara tindak pidana korupsi pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu anggota DPRD kota Ternate pada sekretarian anggota DPRD kota Ternate tahun 2013.

Hal ini dikatakan oleh kajari ternate Eri Satriana,SH,MH pada jumpa pers di kejari selasa(23/9).kejari yang didampingi kasi intel dan kasi pidsus mengatakan, bersamaan dengan berkas perkara Husni Bopeng alias nini ada lima berkas perkayra yang sudah siap disidangkan diantaranya ; Halil Rasid dan Riad Almari yang segera dijadwalkan dipengadilan negeri ternate dalam beberapa hari kedepan jelas kajari.

Menanggapi pertanyaan wartawan tentang tingkat kesulitan sebuah kasus yang ditangani kejari ternate, Satriana mengatakan, " tidak ada yang sulit bagi saya dalam menangani kasus yang ada di kejari ternate apapun kasusnya dan siapapun dia. Kami bekerja menegakan supremasi hukum dan bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat dan pimpinan kami, jadi bagi saya tidak ada sulit selama itu semua masih berjalan pada aturan dan hukum yang berlaku" tegasnya(**)
(@rudy)

KTPI Sumbar Gelar Kejuaraan Tinju "Ampro" Perebutan Gelar Juara Nasional

PADANG -- Dalam rangka memperingati HUT Telkom Ke-158 tahun 2014, sedianya akan digelar Kejuaraan Tinju Amatir dan "Ampro" (amatir dan profesional) memperebutkan Gelar Juara Nasional Kelas Ringan Junior 58,9 kilogram yang lowong pada Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI).
Dalam iven bergengsi yang diprakarsai promotor tinju kebanggaan Sumatera Barat Yudi Edmund dari "Daram Promotion" ini, juga diperebutkan Sabuk Gelar Manager PT. Telkom Indonesia Wilayah Sumbar, Bapak Epi Antonius.
Ketua KTPI Sumbar, Yudi Edmund, SH, M.Hum, kepada www.sumateratime.com, memaparkan, jumlah keseluruhan partai yang akan dipertandingkan adalah sebanyak enam partai, tiga diantaranya partai amatir, tiga lainnya partai profesional.
Pada pertandingan 12 ronde di partai utama perebutan gelar juara nasional kelas ringan junior 58,9 kilogram yang lowong antara Sandi Korga dengan Zun Rindam, juga diperebutkan Sabuk Emas General Manager PT Telkom Indonesia Wilayah Sumbar. Sandi Korga adalah perangkat dua nasional, berasal dari Sasana BC Telkom Padang. Sedangkan Zun Rindam adalah peringkat empat nasional, berasal dari Sasana Kodam III/Siliwangi BC Bandung Jawa Barat.
Khusus partai tambahan perbaikan peringkat nasional, sedianya bakal digelar dua pertandingan. Pada kelas ringan 61,2 kilogram, dijadwalkan akan berlaga mantan juara amatir Mifta Rifai dari Telkom BC Sumbar melawan mantan peringkat nasional Juniston Simbolon dari Sasana Medan BC. Sementara pada perbaikan peringkat nasional kelas bantam junior 52,3 kilogram, dijadwalkan akan berlaga petinju peringkat 9 nasional Alfrizal Tamboresi dari Telkom BC Sumbar dengan petinju peringkat 11 nasional Panca Silaban dari Sasana Pekanbaru BC Riau.
Pada laga tinju amatir, akan berlaga tiga petinju Telkom pada sudut merah, masing-masingnya melawan petinju dari Padang, Pariaman dan Solok di sudut biru.
"Mengingat pada olahraga tinju inilah Indonesia memiliki Juara Dunia dan telah mengangkat nama Indonesia di dunia internasional, maka kewajiban kita bersamalah untuk mensukseskan iven ini," ungkap Yudi Edmund, diamini Harianof alias "Captain" selaku Ketua Bidang Perwasitan dan Pelatihan KTPI Sumbar.
(ede)
BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.sumateratime.comwww.satuwarta.comwww.potretdesa.com





Relawan Bara JP Gantikan Amien Rais Jalan Kaki Yogya-Jakarta

JAKARTA - Setelah sekian lama Amien Rais tidak melaksanakan janjinya untuk berjalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta, akhirnya Relawan Bara JP dari Malang bernama Giman (38), Minggu (21/9) berangkat dari Malang, berjalan kaki ke Jakarta.


            "Amien Rais ingkar janji, biar saya saja gantinya. Alasan saya sederhana saja, supaya Amien Rais sadar bahwa dia tidak melaksanakan janji," ujar Giman, didampingi Ketua Bara JP Malang Raya, Zaenal Efendi Achmad.
            Giman adalah ayah dari 4 anak, bekerja sebagai pedagang keliling. "Meski saya cuma jadi pedagang keliling dan hingga kini belum mepunyai rumah sendiri, saya punya hati, mendukung Jokowi dengan tulus," ungkapnya dengan ceria.
            Seperti diketahui, Amien Rais, bekas Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan tokoh Muhammadiyah, membantah pernah mendesak agar Prabowo diseret ke Mahkamah Militer karena dinilai mengetahui dan bertanggung jawab atas penculikan itu.
            Ia mengaku tak pernah membuat pernyataan seperti itu. Amien pun menantang agar penudingnya memperlihatkan kliping koran, rekaman radio atau televisi yang memuat pernyataannya yang menyudutkan Prabowo. Kalau terbukti ada, ia akan jalan kaki bolak-balik Jakarta-Yogyakarta.
            Amien meyakini bahwa Prabowo lebih mampu menjaga kedaulatan Indonesia dan mempertahankan keutuhan teritorial. Ada pun Jokowi, menurut dia, hanya sekadar melanjutkan kebijakan penjualan aset negara, seperti pada masa pemerintahan Presiden Megawati.
            Setelah sampai di Yogyakarta, Giman akan menginap, bertemu dengan sesama anggora Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP). (sm)

Caption foto:
Giman (topi merah), Minggu 21 September 2014 berangkat jalan kaki menuju Jakarta, lewat Yogyakarta, menggantikan Amien Rais yang hingga kini belum menepati janji. (Foto: Ist)

Senator Kalsel Dukung Pemilukada Langsung Oleh Rakyat

JAKARTA, beritalima.com - Koreksi pemilu yang sebelumnya dipilih oleh DPRD namun ternyata pada proses pemilihan itu terjadi jual beli kursi, dan calon-calon kepala daerah itu lebih mengadakan pendekatan kepada anggota DPRD dan tidak kepada rakyat.

"Jadi aspirasi rakyat tidak terekam oleh kepala daerah," demikian penjelasan itu disampaikan Sofwat Hadi senator asal Kalsel, Selasa (23/9/2014) ketika berhasil diwawancarai di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta

Namun diungkapkan Sofwat, pada waktu itu, tidak terpikir bahwa rakyat itu akan jual beli suara juga. Maka dari itu untuk mengantisipasi money politik uang yang sering terjadi tapi penegakan hukum harus diperbaiki.

"Kalau lewat panwaslu atau bawaslu sifatnya pasif dan tidak dididik penegak hukum. Dan tidak membuktikan barang bukti bahkan barang buktinya sudah daluarsa," jelasnya.

Sementara dari seluruh kabupaten/kota yang dibilang lebih banyak mendukung Pilkada tidak langsung malah kata Senator Kalsel lebih banyak yang pilih langsung. dedy mulyadi

Anggota DPRD Bersupah, Dikawal 869 Personil Keamanan

Maluku Utara, beritalima.com - Pelantikan 45 anggota DPRD Provinsi maluku utara senin (23/9)dikawal 869 personil kepolisian polda maluku utara personil kepolisian terdiri dari satuan shabara,polair serta bantuan dari polres tidore dan ternatd.

Kabid humas polda malut AKBP Hendry Badar mengatakan personil ini sudah berada di sofifi mulai dari senin kemarin untuk melakukan pembersihan di sekitar gedung DPRD.

Lebih lanjut Hendry mengatakan kalau pengamanan ini bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan selama pelantikan berlangsung.(**)
(@rudy)

TAK KANTONGI IJIN, SATPOL PP SEGEL 2 TOWER

Diduga karena tidak mengantongi ijin baik itu ke pihak desa maupun ke KPT, pendirian dan pembangunan dua tower yang ada di Desa Klanting Kecamatan Lumajang dan Desa Banyuputih Lor Kecamatan Randuagung terpaksa dihentikan oleh petugas Satpol PP Kabupaten Lumajang.

Penghentian ini dilakukan pihak Satpol PP setelah mendapat laporan dari desa jika pendirian 2 tower tersebut diduga tidak berijin, setelah dilakukan pengecekan kepada semuah pihak terkait ternyata memang benar.

Setelah dilakukan upaya persuasif dengan cara berkirim surat ke pemilik proyek agar segera menghentikan pekerjaannya, namun sayangnya surat peringatan tersebut tidak diindahkan oleh pemilik proyek sehingga Satpol PP dengan sangat terpaksa mengambil tindakan tegas menutup atau menghentikan pembangunan 2 tower tersebut.

Kepala Satpol PP Kabupaten Lumajang, Totok Suharto ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan dilokasi pendirian tower yang ada di Desa Klanting mengatakan pihaknya sudah melakukan kroscek ke desa dan KPT dan ternyata benar pendirian tower ini sama sekali belum mengantongi ijin. “Kita juga sudah melakukan peringatan dengan berkirim surat, namun karena masih membandel terpaksa kami hentikan pekerjaannya,” katanya.

Pantauan NP dilokasi, nampak belasan petugas Satpol PP memasang papan peringatan diatas bangunan pondasi yang baru dibangun yang isinya pelaksanaan pembangunan ini dihentikan oleh Satpol PP karena belum memiliki ijin sesuai Perda No. 15 tahun 2011 tentang ijin mendirikan bangunan dan Perda no. 16 tahun 2011 tentang retribusi gangguan.

Selain berkirim surat, diakui Totok, pihaknya juga sudah menghubungi pemilik bangunan tersebut melalui telepon tapi nampaknya tidak ada itikad baik dari pemilik bangunan sehingga pihaknya harus segera mengambil tindakan tegas.

Setelah melakukan penertiban tower milik PT. Daya Mitra Komunikasi yang ada di Desa Klanting, kemarin Satpol PP juga akan melakukan penertiban dan penghentian pekerjaan bangunan tower milik PT. Technoling yang ada di Desa Banyuputih Lor. “Kasusnya sama, masih belum ada ijin,” pungkas Totok.

AHOK memang “ASBUN” sekarang “ESUK DELE SORE TEMPE”

JAKARTA-Basuki Tjahaja Purnama alias AHOK,Wakil Gubernur DKI Jakarta mempertanyakan ucapan Menpora Roy Suryo agar tidak membangun venue baru untuk Asian Games 2018. Roy mengeluarkan imbauan itu melalui Komite Olimpiade Asia (Olimpic Council of Asia /OCA) karena melihat Incheon keteteran menyediakan venue.Kata Ahok,kepada Wartawan di Balai Kota,Jalan Medan Merdeka Selatan,Jakarta Pusat,Senin (22/09/2014) Menpora Roy Suryo tidak hadir di lokasi saat pihak OCA mengadakan rapat pleno penetapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 itu.

Menanggapi pernyataan AHOK tersebut,Menpora Roy Suryo menjawab dengan tegas bahwa,ini untuk kesekian kalinya membuktikan keburukan birokrasi dan komunikasi di Pemprov DKI Jakarta,”di mana seorang AHOK tanpa tahu masalah dan tidak tanya anak buahnya langsung nyablak/cuap-cuap di media, persis saat dia menuduh Kemenpora menghambat Rekomendasi Taman BMW,pada hal memang staf-stafnya yang belum menyerahkan syarat,”ungkap Menpora Roy Suryo langsung kepada Pemimpin Redaksi www.kabar65.com Halim H.Anwar,Senin (22/09/2014),malam.

Jadi,menurut Roy,statemen “Indonesia tidak disarankan membangun Venue’ lagi itu sudah disampaikan oleh OCA ,melalui Ketua KOI (bu Rita) saat RAKOR KESRA yang dihadiri juga oleh Deputi DKI (Bu Silvy) bersama Gubernur Sumsel dan asDep Jabar. “Jadi jelas bahwa AHOK tidak tahu soal itu,karena justru dia yang mangkir rapat di Kemenkokesra,”tegas Roy Suryo.

Selanjutnya,ungkap Roy,General Assembly memang tidak perlu dihadiri sekelas Menpora,karena isinya justru soal-soal internal OCA dan diujung acara memang ada penandatanganan MoU yang cukup oleh Gubernur Kepala Daerah dan disaksikan Deputi Kemenpora. “Jadi ini bukti juga bahwa AHOK tidak tahu isi General Assembly atau Sidang Umum OCA,mungkin dia hadir karena tidak tahu semua sudah dibahas di rapat-rapat sebelumnya (bukan di General Assembly itu-red),”jelas Roy.

Menpora,lanjut Roy,disaat yang sama justru lebih penting untuk datang ke Wisma Atlit,Vebnue Angkat Besi, Venue Berkuda,dan Venue-Venue lainnya didampingi DCM Pak Suwarno yang memang menjadi Tupoksinya. Jadi sekali lagi General Assembly memang hanya untuk sekelas Ketua KOI dan Gubernur-Gubernur Kepala Daerah, bukan levelnya Pemerintah Pusat, maka cukup diwakili Deputi Kemenpora Prof. Faisal Abdullah.


“So.sekalilagi AHOK memang ASBUN dan sekarang “ESUK DELE SORE TEMPE” alias kemarin-kemarin bicara terus soal Taman BMW tetapi kalau memang konsisten tidak terus berubah ke “Renovasi GBK”,pungkas Menpora Roy Suryo.***(H/lkbk/k65)
 
by : Fen 2010 | email: berita_lima@yahoo.com | Redaksi
Copyright © 2011. BeritaLima.com - Sukseskan Pemilu 2014
BL PT. MEDIA PUTRA PENDOWO by Group
Design by: Browalas.Com To AMOI