Headlines News :
Aliansi Media Online & Telekomunikasi Indonesia (AMOI) dan Management & Redaksi beritalima.Com Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1435 Hj, “Marhaban ya Ramadhan Marhaban fi syahril mubarok wa syahril maghfiroh. Barakallau lana walakum daaiman bijamii khoir. Walawfu minkum”
Tampilkan posting dengan label Langsa. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Langsa. Tampilkan semua posting

Aceh Timur Wajib Bayar Kembali Dana Sertifikasi Guru Triwulan-II Di Juli 2014

Langsa-Aceh Timur, BeritaLima.com - Dinas pendidikan Kabupaten Aceh Timur dan dinas terkait lainnya yang behubungan dengan Tunjangan sertifikasi Guru Triwulan kedua yakni pembayran untuk bulan April, Mei dan Juni 2014, harus membayar paling lambat di Minggu Ketiga Juli 2014, hal ini di sampaikan oleh Eddy Khalil, S.Pd selaku Tokoh Gerakan Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar-GB) Aceh Timur pada Kamis (10/7).




Eddy Khalil, S.Pd meyebutkan bahwa "Dilema alasan krusial di tubuh Dinas Pendidikan Kab. Aceh Timur dengan keterlambatan Pembayaran tunjangan profesi/ sertifikasi guru pada Triwulan Pertama  yang seharusnya di bayarkan pada 30 April 2014, ternyata baru bisa di cairkan oleh Pemkab Aceh Timur pada Juni minggu ke dua dan jelas ini melampaui batas dan tidak mengindahkan  peraturan Menteri keuangan Nomor 61/PMK.07/2014 tanggal 3 April 2014 dan surat teguran Menteri Pendidikan & Kebudayaan Republik Indonesia dengan dengan nomor surat 0372/MPK.C/KU/2014 tertanggal 24 April 2014 di tujukan kepada Bupati, ini merupakan corengan kapur tulis dimuka di wajah Dinas Pendidikan dengan alasan-alasan yang tidak terjadi di kabupeten lainnya di luar provinsi Aceh, papar Eddy yang juga merupakan figur aktivis 98.


Eddy Khalil menambahkan "Untuk pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru di Triwulan Kedua harus dibayarakan tepat di bulan Juli 2014, karena Dinas Pendidkan (Disdik) setempat sudah bisa di pastikan  mengetahui dimana letak kegagalan pencairan dana serttifikasi tersebut, jadi Disdik tak punya alasan lain untuk segera mencairkannya di bulan Juli 2014 paling lambat di minggu ketiga ini, karena Dana tunjangan sertifikasi Guru untuk triwulan ke dua sudah ready stock di kas daerah tepatnya di kantor DPKKA setempat yang jumlahnya 11 milyar rupiah lebih, papar Eddy yang juga Menjabat sebagai Wakil ketua Forum Pemerhati Pendidikan Aceh (FPPA).


Di jelaskan pula "Kementerian Keuangan melalui Pemerintah Kabupaten/Kota masing-masing akan mencairkan tunjangan sertifikasi guru triwulan ke dua. Hal ini sesuai dengan pedoman umum Menteri Keuangan tentang alokasi tunjangan sertifikasi / profesi guru PNS daerah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 61 Tahun 2014"


"Pada pasal 5 dinyatakan Pemerintah Daerah melaksanakan pembayaran atau Pencairan Tunjangan Profesi (TP) atau Sertifikasi guru PNS kepada masing-masing guru setelah diterima di rekening kas Umum Daerah secara triwulanan, yaitu: a) Pencairan Tunjangan Profesi / Sertifikasi Triwulan 1 ( I ) paling lambat pada bulan April 2014; b) Pencairan Tunjangan Profesi / Sertifikasi Triwulan 2 ( II ) paling lambat pada bulan Juli 2014;  c) Pencairan Tunjangan Profesi / Sertifikasi Triwulan 3 ( III ) paling lambat pada bulan Oktober 2014; d) Pencairan Tunjangan Profesi / sertifikasi Triwulan 4 ( IV ) paling lambat pada bulan Desember 2014, sebut Aktivis Kobar-GB ini.



Adapun total alokasi tunjangan sertifikasi / profesi guru seluruh Indonesia tersebut sebesar Rp 56,1 triliun. Anggaran itu termasuk untuk menutup kekurangan pembayaran tunjangan profesi guru PNS daerah tahun anggaran 2010-2013 serta sisa dana tunjangan guru yang masih terdapat di rekening kas umum daerah sampai 2013, jika melirik kekurangan pembayaran tunjangan guru 2010-2013 Aceh Timur sebnyak 6 Milyard lebih yang ada di kas derah DPKKA mengendap sejak tahun 2013, papar Eddy dengan data Kemdikbud-RI.


"Tunjangan profesi diberikan kepada guru PNS daerah yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan kuota tahun 2006-2013. Adapun rincian alokasi tunjangan profesi ditetapkan berdasarkan data kebutuhan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hasil rekonsiliasi data guru PNS daerah dengan masing-masing provinsi, kabupaten, dan kota serta hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan", kata Eddy.


"Selain itu, khusus bagi guru PNS belum memiliki sertifikat pendidik diberikan tunjangan yang disebut dengan Dana Tambahan Penghasilan Guru (DTP). Keberadaan DTP ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No 76 / PMK.07  / 2014 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Dana Tambahan Penghasilan Guru PNSD Tahun 2014".


"Dalam pasal 2 ayat 1 dinyatakan bahwa Alokasi Dana Tambahan Penghasilan Guru perorang perbulan adalah Rp. 250.000,- yang dibayarkan secara triwulanan. Dalam pasal 5 dinyatakan bahwa Dana Tambahan Penghasilan Guru (DTP) diberikan kepada masing-masing guru setelah diterima di rekening kas Umum Daerah secara triwulanan, yaitu: a) Pencairan DTP Triwulan 1 ( I ) paling lambat pada bulan April 2014; b) Pencairan DTP Triwulan 2 ( II ) paling lambat pada bulan Juli 2014;  c) Pencairan DTP Triwulan 3 ( III ) paling lambat pada bulan Oktober 2014; d) Pencairan DTP Triwulan 4 ( IV ) paling lambat pada bulan Desember 2014", Ucap Eddy.


Eddy Khalil, S.Pd meminta untuk membayar tunjangan sertifikasi guru pada bulan Juni 2014 karena  seribuan lebih guru sudah bekerja dan menunggu hasil keringatnya dibayarkan tepat waktu dan tidak mundur pembayarannya, hal ini disampaikan kepada Bupati/Wakil Bupati Aceh Timur yang lebih banyak dekat dengan kaum guru dan tengku namun kurang melakukan kontrol terhadap SKPD yang berhunungan dengan Tunjangan sertifikasi guru di bawah kepemimpinannya atau pendelegasian tugas. Sebab membayar tunjangan sertifikasi guru di Triwulan kedua Pada bulan Juli ini beberapa Kabupaten/Kota telah mencairkan Tunjangan Sertfikasi Guru maupun Pencairan  Dana Tambahan Penghasilan Guru (DTP),


Kita berharap mudah-mudahan di beberapa Kabupaten/Kota lain pelaksanaan pencairan Tunjangan Sertfikasi Guru maupun Pencairan  Dana Tambahan Penghasilan Guru (DTP) Triwulan 2 Tahun 2014 dapat dilaksanakan sesuai ketentuan di atas" Papar Eddy yang mewakili guru-guru sertifikasi dan non sertikasi yang telah mampu bekerjasama dengan pemerintah dan mampu menunjukkan disiplin tinggi, sebaik-baiknya pemimpin adalah mengerti arti kata "Sebelum kering keringat di dahi sudah semestinya di bayar upahnya, sebut Eddy (Ka.Biro)


Pendukung Jokowi-JK Di Kota Langsa-Aceh Konvoi Sambil Orasi













Langsa-Aceh,BeritaLima.com- Pendukung H.Jokowi dan H.Jusuf Kalla sebagai Capres Nomor 2 yang berada di Kota Langsa, selenggarakan final Kampanye dengan konvoi dengan iringan becak motor (Betor) & sepeda motor Di sepanjang jalan protokol JL.A.Yani hingga JL. Prof.A.Majid Ibrahim, yang mengambil start di Kantor Sekretariat Pemenangan Jokowi-JK depan terminal terpadu pada Sabtu Sore (5/7).

Iring-iringan sepeda motor Dan becak pendukung Jokowi-JK tanpa dibayar sepeserpun semakin bertambah panjang ketika memasuki jalan protokol Dan anehnya para abang becak Kota Langsa ini yang melihat iringan yang berjalan pelan langsung ikut di belakangnya Dan sambil mengendarai becaknya sambil mengganti bajunya dengan kaos Relawan Jokowi-JK yang berada di tempat duduknya.

Dalam perjalanan konvoi seorang aktivis Langsa Robby, Endang, Agus Dan Siska serta Amat Puntong berorasi bergantian di sepanjang jalan dengan menyebutkan diantaranya "Aceh Jangan Di Tipu Gara-gara Pemilu Presiden2014 ini, Dan Kita semua tahu kalau Dr. Zaini Abdullah sebagai Gubernur Aceh juga sebagai Tuhapeut PA Dan eks Petinggi GAM telah menyiarkan beritanya untuk memilih Jusuf Kalla yang bersanding dengan Jokowi" papar salah satu peserta konvoi.

"Yang menjadi pahlawan perdamaian Aceh MOU Helsinki masa-masa konflik berdarah Aceh bukanlah Prabowo atau Hatta, tetapi dimasa-masa Pemerintah NKRI SBY-Jusuf Kalla, Mari kita pilih Dan coblos di dada Jusuf Kalla tanggal 9 April pada nomor 2, sebagai bentuk Rakyat Aceh pandai berterima kasih bukan karena uang tapi mengingat Jasa JK " sambil teriakkan salam dua jari" sebut Aktivis lainnya.

"Mereka Boleh di dukung partai politik yang banyak, tetapi harus dingat rakyatlah yang menentukan di TPS bukan Partai Politik nyo-jeh lagi, Maka dari itu kami yang juga Putra daerah Aceh Asli memohon jangan lupa pilih JK sebagai bentuk pilihan rakyat yang bukan yang bukan anggota partai politik manapun" sambungan orasi jalanan Aktivis lainnya lagi.

"Aceh tidak bisa di bodohi lagi, kini masyarakat sudah pintar bahwa Pemimpin yang tegas dengan suara lantang saja sebab itu bahasa yang sudah basi, tidak harus dari militer, kalau ulama diaceh yang menajdi imam di masjid harus tegas dalam memimpin umatnya apakah harus militer juga? Di Aceh hanya patuh pada ulama dan orang tua bukan bahasa pemimpin sebagai presiden-RI yang sudah masukkan DOM dan mengambil nyawa rakyat Aceh,justru yang mendamaikan ada di tangan Jusuf Kalla.

Diakhir aksi konvoi dengan berorasi sepanjang jalan lebih mengacungkan dua jari untuk peserta konvoi, Dan yang mengacungkan dua jari di berikan kaset Lagu DVD Dan 350 stiker seukuran PIN habis terbagi dan yang tersisa sebanyak 150 stiker lagi akan di bagikan untuk door to door malam ini kepada pemilih yang golput untuk mencari dukungan kepada Jokowi-JK. •[Kabiro Langsa-Aceh:Eddy Khalil]





Untuk Jokowi-JK GARINDO & SBSI Langsa Gelar 3 Acara, Deklarasi, Tanda Tangan Umum & Konvoi







Langsa-Aceh,BeritaLima.com-Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) DPC. Kota Langsa yang di ketuai oleh Agus Hanora Putra, selenggarakan konvoi Pendungkung Jokowi-JK Di Kota Langsa Aceh pada jam 16.00WIB - 17.00WIB tepatnya Sabtu (5/7) sebagai akhir kampanye menjelang. minggu tenang Pilpres.

Agus Menjelaskan bahwa Sebagai aktivis serikat buruh memandang sosok jokowie sebagai presiden yang layak untuk di Menangkan sebab banyak agenda revolusi yang akan di bangun, Dan di akhir kampanye Hari ini kami akan mengingatkan pada masyarakat bahwa Jokowie-JK akan Menang di satu putaran Pilres, sehingga masyarakat jangan sampai membuang-buang pilihannya kepada yang tidak Menang menurut hasi survey berbagai lembaga di tanah air ini, Dan mari bergandenga tangan di bulan Ramadhan mendo'akan Jokowi-JK menuju kursi Presiden RI di tanggal 9/7/2014 kata Agus.

Koorlap gerankan konvoi Robby Rubianto, SE selaku Korlap Kegiatan FORJJ. Menyebutkan bahwa "ACara deklarasi Dan pengumpulan tanda tangan Dan acara konvoi juga akan di dukung penuh oleh DSBSI untuk menunjukan bahwa Langsa ada pendukung setia jokowie , Dan figur nya memang di pandang mampu membawa perubahan Aceh,sebut Robby.

Robby menambahkan "Selaku aktivis Langsa yg berhubungan kepada Jokowie Dan untuk benar-benar welfare state artinya negara yg sejahtera Dan akan menepati janji kampanye ketika duduk di presiden-RI" ucap Robby.

"Revolusi mental itu perlu dukungan dari masyarakat Aceh, sebab tanpa semangat memilih seperti Hal GOLPUT akan membawa kegagalan dalam menuju Revolusi Mental" sebut Robby sambil ajak joblos Jokowoi JK di pemilu nanti.

Mustafa AB selaku Ketua Gerakan Anak Bangsa Republik Indonesia (GARINDO) DPC Langsa, menyebutkan bahwa : "Organisasi GERAKAN ANAK BANGSA REPUBLIK INDONESIA, disingkat GARINDO adalah Organisasi/Perkumpulan (Independen) yang didirikan oleh Para Praktisi Hukum pada tanggal 18 Pebruari 2014, yang kali ini siap memenangkan Jokowi-JK di pemilu Presiden ucap Mustafa

Mustafa menambahkan bahwa "Dengan visi dan misi Perjuangan, yaitu : MEMBANGUN KEHIDUPAN BANGSA UNTUK LEBIH BAIK UNTUK mencapai visinya, GARINDO meletakan misi utamanya yaitu mencari, menetapkan dan memperjuangankan Figur Anak Bangsa yang dianggap paling tepat untuk menjadi Pemimpin Bangsa baik secara Nasional maupun Regional,dan untuk pertama kali secara Nasional, GARINDO menetapkan Insinyur JOKO WIDODO (JOKOWI) adalah Figur yang dianggap paling tepat untuk menduduki Jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia, papar Mustafa.

Masih dengan Mustafa "Untuk mendukung Kegiatan Utamanya Perjuangannya, GARINDO telah membentuk "GERAKAN ANAK BANGSA DUKUNG JOKOWI RI -1"
serta. KEPENGURUSAN GARINDO berada di Tingkat Pusat (Jakarta) serta pada Tingkat Cabang/Perwakilan Luar Negeri di seluruh Dunia" ucap Mustafa.

"Bagi mereka yg menghalalkan segala cara dan kalau menang pasti ada murka buat mereka" Maju terusss..!!.. Kampanyekan Jokowi figur yg paling pantas, bersih dan tidak punya persoalan masa lalu" kata Mustafa.AB. [Kabiro Langsa-Aceh:Eddy Khalil]







16 Elemen Gerakan Dalam Tubuh FOR-JJ Di Kota Langsa Dukung Jokowi-JK


LANGSA-ACEH, BeritaLima- Deklarasi Dukungan Pasangan Capres Nomor 2 Joko Widodo - Jusuf Kalla dilaksanakan bersama dengan mengatasnamakan Forum Relawan Jokowi-JK (FORR-JJ) Kota Langsa di laksanakan pada Jum'at (4/7) di Jln. Prof.A. Majid Ibrahim Dikantor Sekretariatnya oleh 16 Lembaga setelah sebelumnya mengantongizin dari pihak Polres Langsa.

Ketua FORR-JJ Kota Langsa, Siska Azdilla.P menjelaskan bahwa kegiatan yang menghimpun 16 element ini berjalan sukses dengan pendanaan dari patungan 16 elemen yang hanya mencapai Rp.500.000,-( lima ratus ribu rupiah),yang kami anggap itu adalah keikhlasan hati bersama untuk mendukung Jokowi-JK tanpa pamrih Dan bermodalkan semangat besar, kata Siska.

"FORR-JJ yang terdiri dari 16 emelement ini diantaranya adalah: (1). Pendukung Kebijakan Dr. Zaini Abdullah ( Pekan Doto Zaini) di ketuai oleh Zainal, (2). Forum Relawan Jokowi-JK (FORJO-JK) wilayah Langsa, Aceh Tamiang Dan Aceh Timur di ketuai Siska A.P, (3).DPC Gerakan Anak Bangsa Republik Indonesia (GARINDO)Langsa di ketuai oleh Mustafa. AB, (4). DPC Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA) Kota Langsa di ketuai oleh H.T. Anwar, SH, (5). Persatuan Seniman Aceh Asal Langsa ( PSAAL) di ketuai oleh Muhammad, (6). Persatuan Pedagang Pajak Kota Langsa (P3KL) di ketuai oleh Zainal Abidin, (7). SLANK'ers Kota Langsa di koordinatori Puja Kharisma, (8). Oi (Orang Indonesia) IWAN FALS Kota Langsa di koordinatori Endang , (9). Giring Nidji Holik Kota Langsa di Ketuai Oleh Putri Hadissa, (10). Forum Istri Mandiri (FORISMA) Kota Langsa di ketuai oleh Nila Wati, Fans Club Metallica Langsa di ketuai oleh Agem,

Selanjutnya yang ke (11). Tim Pemenangan Pemuda Gampong Jawa di ketuai Zulfan, (12). DPC. Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Langsa di ketuai oleh Agus Hanora Putra, (13). IndoManUtd_Langsa di ketuai oleh Khairul Fahmi al-Khalil, (14). DPD. Serikat Pekerja Transport Aceh Bersatu (SPT-AB) di ketuai oleh Elidjon, (16). Poros Ketiga Divisi Menghadang Reinkarnasi Orde Baru Wilayah Langsa di ketuai oleh Eldi Chalid, semua elemant ini bersepakat akan bergerak door to door untuk mencari dukungan di dalam masyarakat kota Langsa yang masih ragu atau mendekati golput, artinya antisipasi golput untuk dukung capres nomor 2" papar Siska.

Sedangkan Isi Deklarasi yangdiri dari 4 butir gerakan yakni Kesiapan FORR-JJ dengan Janji akan berada di garis Depan Dan siap mengkontribusikan, waktu, fikiran tenaga untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK pada 9 Juli 2014. Ucap Siska.

"Kedua, FORR-JJ juga dalam menjalankan tugas Dan fungsi tidak mengambil Dana satu rupiahpun dari partai Politik manapun Dan murni dari gerakan 16 elemant Dan masyarakat Kota Langsa" papar Siska.

"Ketiga, FORR-JJ Berjanji akan menyatukan kekuatan tekad, Visi Dan Misi yang selaras dengan program Jokowi-JK, sebut Siska.

"Sedangkan Keempat, Akan mengibarkan Panji-panji yang akan mengibarkan kemenangan untuk Jokowi-JK sebagai Pemenang dalam Capres di pemilu 9 Juli 2014" papar Siska.

Siska Azdilla juga menyebutkan kegiatan lainnya selain deklarasi, juga melakukan tanda tangan untuk masyarakat umum di konsentrasikan di Gampong Jawa di bawah koordinasi Zulfan.

"Dan pada Sabtu (5/7), diadakan Konfoi sepeda motor pendukung Jokowie yang mengambil rute Jln. A. Yani dingga Simpang Komodore. tempat konsentarsi di terminal Terpadu Kota Langsa, yang mengangkat Start pada jam 15.00 - 17.00 WIB", demikan ucap Siska Azdilla. [Ka.Biro Langsa-Aceh: Eddy Khalil]


35 Anggota Polres Langsa Naik Pangkat & 4 Anggota Polres Atim Dapat Penghargaan

LANGSA-ACEH,BeritaLima.com-Sejumlah 35 personil anggota Polres Langsa naik pangkat. Pengumuman kenaikan pangkat di sebarkan/dikabari sehari sebelum dilaksanakan upacara peringatan HUT ke-68 Bhayangkara,tepatnya pada Selasa (1/7) di Markas Polres (Mapolres) Kota Langsa Jln. A. Yani Central Pemerintahan Kota Langsa.

Kapolres Langsa, AKBP.H. Hariadi,SH,SIK, dalam pengarahannya dalam upacara itu mengatakan, peringatan hari Bhayangkara tahun ini terasa lebih khidmat, karena di laksanakan bersamaan dengan ibadah puasa, kata Kapolres.

"Selain itu pada saat yang sama rakyat Indonesia, sebentar lagi tanggal 9 Juli akan menyambut pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2014- 2019", paparnya lagi.

"Perayaan HUT Bhayangkara kali ini, Polres Langsa melaksanaka sejumlah rangkaian kegiatan, diantaranya L TRAX, perlombaan menembak, turnamen golf, donor darah, anjangsana ke panti asuhan, pertandingan voli, lomba kebersihan, pertandingan persahabatan sepka bola dengan wartawan, , purnawirawan dan gerak jalan santai" ucap AKBP. H. Hariadi.

Sedangkan di Polres Aceh Timur "Ada empat anggota Polres Aceh Timur mendapat penghargaan dari Kapolres, AKBP Muhajir yang disematkan dalam peringatan HUT ke 68 Bhayangkara di halaman Mapolres di Peudawa, Selasa (1/7).
Keempat anggota polisi itu adalah, AKP M Nasir Can/Kasubag Humas, AKP Zulfrizal Zen/Kasubag Dal Ops (memasuki masa purnabakti), Aipda Abdullah Rauf/Kaur Identifikasi (Anggota Berprestasi), dan Aiptu GM Tambunan/Kanit Idik I (Angggota Teladan).

AKBP Muhajir SIK MH dalam pidato membacakan amkanat Presiden Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut Presiden mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota Bhayangkara yang bertugas di pedalaman, wilayah terpencil dan perbatasan negara karena telah mengemban tugas mulia, terhormat dan membanggakan.

Disampaikan pula pada momentum peringatan HUT Polri pada tahun ini bisa lebih memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman dengan penuh kesungguhan, keteguhan, keikhlasan serta pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Pengamatan wartwan di Kota Langsa dan Aceh Timur "Pada Gelar Upacara seremonial resmi tersebut kedua Polres itu yang juga diikuti personel polisi, TNI, Brimob, Satpol PP, Dishub, Scurity, dan Pengurus Bhayangkari" [Ka.Biro Langsa:Eddy Khalil]






SMPN 10 Langsa Gelar M.O.S Untuk 154 Pelajar

Langsa-Aceh,BeritaLima.com- Sekolah Berbasis Islam (SBI) SMP Negeri 10 Langsa laksanakan Masa Orientasi Siswa (MOS) mulai 3-5 Juli 2014 di Mushalla Sekolah Jln. Medan-Banda Aceh Gampong Medang Ara Kec. Langsa Timur, Acara resmi di buka oleh Tarmizi Putra,S.Pd sekaligus penyematan tanda PIN di baju sebagai simbolis yang dinyatakan lulus Dan telah diterima sebagai pelajar di Mushalla sekolah pada Kamis (4/7).

Masa Orientasi Siswa (MOS), yang diikuti oleh 154 calon Pelajar Kelas VII SMPN 10 Kota Langsa, bertujuan sebagai wadah pengenalan lingkungan internal Dan eksternal seputar sekolah, yang menata kehidupan seorang pelajar mulai dari rumah menuju kesekolah hingga pulang tiba di rumah.

Materi MOS di berikan oleh guru-guru sekolah secara bergantian tertata Dan terstruktur yang di tuang dalam Surat Keputusan sekolah.

Kepala SMPN 10 Langsa, Tarmizi Putra, S.Pd dalam Membuka acara menjelaskan bahwa "Semua guru yang ada di SMPN 10 Langsa sudah menunggu kehadiran murid baru karena mereka para guru siap memberikan ilmu sebanyak 11 macam pelajaran beserta kegiatan ekstrakurikuler, Dan di pastikan berbeda dengan proses belajar mengajar di tingkat SD yang sebelumnnya" kata Kepala Sekolah.

Tarmizi juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan kegiatan MOS ini akan menjadi semakin tambah manfaatnya ketika semua pelajar yang hadir ke Mushalla menimba ilmu MOS di tengah nuansa Ramadhan, katanya.

Tarmizi Putra menghimbau pada peserta MOS "Ikuti semua kegiatan MOS hingga selesai karena setiap materi pasti tertuang pengetahuan baru tentang sekolah ini Dan bisa kamu rasakan manfaatnya, sehingga saat berbaur dengan guru, tata usaha, kakak kelas Dan orang tua maka kita sudah siap untuk bersikap sebagai anak yang berbudi pekerti" kata Kepala Sekolah.

Pengamatan wartawan saat di ruang peserta MOS tampak Penyematan PIN berlogo Sekolah kepada siswa yang di lakukan secara simbolis oleh Tarmizi Putra,S.Pd selaku Kepala Sekolah yang menandakan secara resmi MOS SMPN 10 Langsa di buka resmi .[Ka.Biro Langsa:Eddy Khalil]





HUT Bhayangkara Ke-68: Di Polres Langsa Berlangsung Hikmad

Langsa-Aceh,BeritaLima.com- HUT Bhayangkara ke -68 yang kali ini di tahun 2014 mengangkat Tema "Sinergitas Polisional Proaktif Guna Mewujudkan Kamdagri Yang Mantap Dalam Rangka Sukseskan Pengamanan Pemilu 2014 dan Keberlanjutan Pembangunan Nasional".

Di Kota Langsa upacara resmi HUT Bhayangkara Ke-68 mengambil tempat di halaman depan Mapolresta Langsa Jln. A.Yani Kec. Langsa Kota, dengan inspektur upacara yakni AKBP.Hariadi,SIK, dimana pelaksanaan Upacara berlangsung hikmad dan serentak se-Indonesia pada Selasa (1/7).

Kapolres Langsa, AKBP.Hariadi,SIK dalam membacakan amanat Presiden Republik Indonesia menjelaskan bahwa "Upacara peringatan ke-68 HUT Bhayangkara Tahun 2014 yang diselengarakan secara sederhana ,khidmat dan serentak di seluruh tananah air" sebutnya.

"Pada kesempataan yang membahagiakan ini saya juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas kinerja dan darma bhakti yang telah saudara saudara berikan kepada masyarakat, bangsa, dan negara demi tegaknya hukum serta terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh tanah air", papar AKBP Hariadi

"Peringatan hari bhayangkara tahun ini terasa khidmat, karena di laksanakan bersama dengan kaum muslimin menjalankan ibadah puasa di bulan Rahmadhan, pada saat yang sama rakyat indonesia juga saat ini tengah menyambut pemilihan Presiden dan Wakil Presiden untuk Periode 2014- 2019, kita patut bersyukur sejauh ini proses demokrasi di negara kita berlangsung teduh dan damai. Selain itu, seluruh rangkaian dan jadwal kegiatan pemilu tahun 2014  sudah berjalan dengan lacar, aman dan tertib semuanya itu tidak lepas dari kinerja Polri bekerjasama dengan seluruh komponen bangsa, dalam menganakan peyelenggarakan Pemilu 2014" papar AKBP Hariadi.

"Kita berharap pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 9 juli mendatang sebagaimana pemilihan umun legislatif yang lalu dapat berjalan dengan baik kita harus dapat menunjukan kepada dunia bahwa bangsa dan negara kita telah semakin matang dalam berdemokrasi".ucap AKBP Hariadi.

Kapolres Langsa dalam pidatonya juga menjelaskan dalam rangkaian memperingati HUT Bhayangkara ke 68. Polres Langsa menyelenggarakan berbagai event kegiatan dan Lomba sebelum memasuki puncak acara pada upacara resmi Hari ini, papar AKBP Hariadi

Upacara tersebut dihadiri Muspida Kota Langsa,Wakapolres, Kabag, Kasat, Kapolsek, Perwira, Peserta upacara terdiri dari Personil Polres Langsa, TNI, Brimob Jibom Jihandak Birem Bayeun, Sat.Pol PP, Dishub, Satpam/Security serta Ketua dan Pengurus Bhayangkari jajaran Polres Langsa •

Sejalan dengan kehikmadtan upacara, kami selaku PERS di Media beritalima.com Biro Kota Langsa dengan Kepala Biro/Wartawan: Eddy Khalil, S.Pd/Rubian Harja.

"Kami BeritaLima Biro Langsa Mengucapkan Selamat/Dirgahayu Bhayangkara Ke-68 yang mengakat Tema 2014 yakni: "Sinergitas Polisional Proaktif Guna Mewujudkan Kamdagri Yang Mantap Dalam Rangka Sukseskan Pengamanan Pemilu 2014 dan Keberlanjutan Pembangunan Nasional"

[Teks foto: Tampak AKBP Hariadi,SIK selaku Inspektur Upacara Peringatan HUT Bhayangkara Ke-68 di Halaman Utama Mapolresta Langsa Jln. A.Yani Central Pemerintahan Kota Langsa]









Bupati Aceh Timur Cuek Soal Belum Bayar Uang Sertifikasi Ribuan Guru.

Langsa-AcehTimur,BeritaLima.com- Menteri Pendidikan & Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud-RI) sejak tanggal 24 April 2014 memberikan teguran kepada Kepala Daerah yakni Walikota/ Bupati di seluruh Indonesia termasuk yang berada di Kabpaten Aceh Timur yang hingga 30 Juni 2014 Juga membangkang terhadap surat Mendikbud-RI, Hal ini di ungkap oleh Eddy Khalil, S.Pd Sekretaris Kobar-GB Langsa yang Juga Wakil Ketua Forum Pemerhati Pendidikan Aceh Wilayah Atim Langsa & Atam, yang bermarkas di Jln. TM. Bahrum Kota Langsa Kec. Langsa Barat Kota Langsa-Aceh, melalui siaran persnya yang mengutuk tindakan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Terhadap Keterlambatannya Dana Sertifikasi Guru Di Aceh Timur, Senin (30/6).

Eddy Khalil, S.Pd Selaku Wakil Ketua Forum Pemerhati Pendidikan Aceh yang berbadan Hukum ini menjelaskan bahwa Bupati Aceh Timur pasti sudah menerima surat perintah menteri Pendidikan Untuk wajib membayar Dana sertifikasi guru triwulan pertama tahun 2014 yakni sebelum 30 April 2014 yang dimuat dalam "Surat Mendibud-RI yang berisikan tentang Kewajiban Pembayaran Tunjangan Profesi Reguler Tahun 2014 dan Kurang Bayar Tunjangan Profesi Tahun 2010 - 2013".sebut Eddy.

"Mereka yang di SKPD yakni Kesekretariatan Bagian Umum, Dinas Pendidikan Dan DPKA Aceh Timurlah penyebab keterlambatan pembayaran, ini merupakan kerugian guru yang hingga kini belum juga di cairkan" papar Eddy yang juga aktivis 98.

Pengamatan Forum Pemerhati Pendidikan Aceh melihat Surat itu juga bisa dilihat dari web site resmi Kementerian di http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/node/2446 , sebagai website resmi Menteri Pendidikan  tersebut pada Senin (28/4), juga terkait hingga saat ini semua Guru yang berada di wilayah Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh hingga berita ini keluarkan Senin (30/6) juga belum menerima dana Tunjangan sertifikasi Guru" papar Eddy.

Surat tersebut memiliki kekuatan hukum, dengan membubuhkan: 
(1). peraturan Menteri keuangan Nomor 61/PMK.07/2014 tanggal 3 April 2014,

(2). Laporan Hasil Audit atas Tunggakan Tunjangan Profesi Guru PNSD 2010 s/d 2013 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Untuk Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur, dimana posisi dana sudah tersedia sebesar 6 Milyar Rupiah lebih, dimana Dana tersebut sudah tersedia di Kas Daerah Kabupaten Aceh Timur selama kurang lebih 1 tahun mengendap di kas daerah Kabupaten itu.

(3). Juknis Penyaluran TPG PNSD Kemdikbud Tanggal 4 April 2014, Yang sesuai dengan data Data pokok Pendidik (Dapodik) setiap guru sertifikasi akan di salurkan pembayaran Tunjangan Profesinya melalui Bank yang sudah di tentukan Kementerian Pendidikan yakni Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI.

Wakil Ketua Forum Pemerhati Pendidikan Aceh juga menyampaikan "Dengan demikian setiap Guru sudah diatur tempat pengambilan di Bank yang telah ditujuk, dan dapat di lihat pada info PTK secara online di operator sekolah masing-masing SMA,SMK,SMP dan SD. ( Untuk Kabupaten Aceh Timur yang harus di bayarkan pada triwulan pertama Januari-maret 2014 sebesar Rp. 11 Milyar Rupiah Lebih, dimana dana tersebut sudah tersedia di Kas Daerah Kab. Aceh Timur yang harus di bayar paling lambat 30 April 2014 Dan tanpa alasan karena kesalahan Dinas Pendidikan Aceh Timur bagian Umum khusus "Dapodik"Dan Bendahara Dinas Pendidikan Aceh Timur serta DPKAnya" sebut Eddy.

"Dengan surat perintah Meneteri Pendidikan yang bahasanya sama halnya sebagai teguran kedua kalinya yakni pada teguran pertama Walikota/Bupati di Aceh, terutama Kab. Aceh Timur maka seharusnya Bupati melakukan penyelsaian pembayaran denga  tenggang waktu pada 9 April 2014 - 14 April 2014, tetapi nyata-nyata Bupati Aceh Timur tidak melakukan teguran kepada Dinas terkait tentang Hak Guru Sertifikasi se- Aceh Timur, Di duga SKPD terkait berupaya merusak nama baik Bupati Aceh Timur dengan misi-misi tertentu yang alasannya kurang di mengerti Bupati tapi sebab Bupati Aceh Timur tak punya staff ahli Pendidikan berangkali" ucap Eddy.

Eddy menambahkan "Kemudian di susul kembali dengan teguran tertulis oleh MENDIKBUD-RI  dengan nomor suarat 0372/MPK.C/KU/2014 tertanggal 24 April 2014 di tujukan kepada Bupati/Walikota termasuk Kabupaten Aceh Timur   yang berprihal yakni Pembayaran Tunjangan Profesi Reguler Tahun 2014  yang danan nya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Negara Republik Indonesia (APBN-RI), untuk Kabupaten Aceh Timur sebesar 11 Milyar Rupiah lebih, ini pun diduga surat tak sampai ke tangan Bupati Aceh Timur" papar Sekjend Kobar GB .

"Pemerintah Kab. Aceh Timur juga berkewajiban membayar Dana yang namanya "Kurang Bayar Tunjangan Profesi tahun 2010-2013 sebesar Rp. 6 Milyar Rupiah lebih, dimana dana tersebut sudah berada di Kas Daerah Kab. Aceh Timur Sejak tahun 2013 yang harus di bayarkan pula pada bulan April 2014, namun miris Dan sangat di sayang Pemerintah Aceh Timur belum juga membayar hingga menjelang minggu pertama Juli 2014" Papar Eddy.

"Di dalam suarat Meneteri Pendidikan yang di tanda tangani  dan stempel berlogo Garuda Pancasila oleh Menteri Muhammad Nuh, yang juga menyampaikan informasi bahwa pembayaran TPG bukan PNS, subsidi tunjangan fungsional, tunjangan khusus dan bantuan peningkatan kualifikasi, insentif guru bantu yang disalurkan melalui APBN-RI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sudah mulai di bayarakan akhir maret 2014 melalui rekening masing-masing guru BNI, BRI, BRI dan BJB yang di tunjuk pihak kementerian Republik Indonesia sesuai dengan Nota kesepahaman Menteri Pendidikan dengan Pihak Bank Penyalur" papar Eddy.

" Guru dapat melihat daftar penerima TPG PNSD dan atau guru Bkan PNS secara Online pada alamat:
Jenjang Dikmen    : http://ptkdikmen.kemdikbud.go.id
Jenjang Dikdas        : http://p2tkdikdas.kemdikbud.go.id
Jenjang PAUD        : http://pptkpaudni.kemdikbud.go.id
Sampai dengan tanggal 24 April 2014, TPG bukan PNS PAUDNI sudah disalurkan, demikianlah bunyi surat Menteri Pendidikan dan kebudayaan yang disampaikan sejak tanggal 24 April 2014 dengan lampirannya sebanyak 3 berkas.

Eddy yang juga Selaku guru mata pelajaran yang juga sebagai salah seorang dari  ribuan guru penerima sertifikasi menjelaskan bahwa    "Hingga berita ini di keluarkan senin 30 Juni 2014 , Guru-guru SD,SMP, SMA/SMK dan PAUD serta guru TK masih bersabar menunggu batas waktu yang di berikan sang menteri Pendidikan-RI yakni terkahir tanggal 30 April 2014 yang sebelumnya juga molor yang seharusnya pembayaran ke rekining yang di tunjuk pada tanggal 9 April s/d 14 April 2014, dimana semua guru tersebut belum menerima pembayaran  Tunjangan Sertifikasi Guru ke rekening yang di tunjuk oleh pihak meneteri pendidikan RI  yakni di Bank BNI, BRI dan Bank Mandiri"

"Padahal Guru sudah menjalankan aktifitasnya sesuai dengan tuntutan kerja yakni 24 Jam mengajar, Sedangkan dalam Agama Islam sudah di jelaskan bahwa "Bayarlah Upah Mereka sebelum Keringat Mengering"  ucapnya yang mewakili do'a para guru lainnya.

"Semoga saja Bupati Aceh Timur dapat melihat dan mendukung Guru-guru dengan membantu mendesak pihak terkait untuk tidak melewati batas waktu yang di tentukan Menteri Pendidikan & Kebudayaan Muhammmad Nuh, kesemuanya ini tentunya dengan prosedur dan proses yang benar, sebab dana ini akan kami gunakan untuk menunjang penerapan kurikulum berbasis KURIKULUM 2013 yang membutuhkan guru untuk memiliki sarana dan prasarana yang disediakan secara pribadi yang di beli dari dana tunjangan sertifikasi tersebut seperti misalnya saja membeli laptop, Slide Pyojector Mini, Falsdisck, RPP, Silabus, Program tahunan dan perangkat pembelajaran, kaset CD pembelajaran untuk persiapan 1 tahun mengajar pada tahun ajaran 2014/2015 yang akan hadir setelah penerimaan siswa baru". Papar Eddy sambil memegang Pecinya usai Shalat Tarawih Dan Withir Di Masjid yang pernah di kunjungi Bupati Aceh Timur Tgk. Rocky bersama Tim nya.  (Kabiro/Rubian.H).















AKBP Navry & Drs. Marzuki Bersinergi Dalam Pawai Ta'aruf Dan HANI 2014

Langsa-Aceh,BeritaLima.com- Lapangan Merdeka Langsa Di padati ratusan pelajar sebagai peserta Pawai Ta'aruf dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1435 H yang di selenggarakan Pemerintah Kota Langsa yang mengambil lokasi Lapangan Merdeka Langsa Jln. A. Yani Central Pemerintahan Kota Langsa pada Rabu (26/6).

Pawai Ta'aruf ini juga bertepatan dengan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2014 yang jatuh pada tanggal 26 Juni 2014,

Ratusan Para Peserta pawai yang berasal dati Tempat Pengajian Al-Qur'an (TPA), Dayah, Majelis Taklim, Remaja Masji Se- Kota Langsa, SD/MI, SMP/MTS, SMA/ MA, SMK dan Perguruan Tinggi

Kategori Pawai di Lombakan dengan kriteria yang diatur oleh panitia pelaksana dengan berbagai hadiah Dan piagam penghargaan,

Dewan Hakim Penilai Lomba Fauzan, S.Pd.I menyebutkan bahwa kriteria penilaian yakni berupa Adap peserta, Keseragaman Dan keserasian Peserta, Kerapian, Jumlah Peserta Pawai 30 peserta boleh lebih, Takbir yang sesuai dengan tajwid, Atribut peserta pawai

Pawai Ta'aruf di lepas startnya oleh Drs. Marzuki Hamid MM selaku Wakil Walikota Langsa, Acara pelepasan pertama di sambut Drumb Band dari MIM Langsa

Hadir dalam Acara Pawai Ta'aruf yakni Drs. Marzuki Hamid MM, Kepala BNN Kota Langsa AKBP Navry Yulenni, SH MH, Dandim 0104 Aceh Timur, Kapolres Kota Langsa, Ketua Pengadilan Negeri Kota Langsa, Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Dan Kepala Satuan Perangkat Kerja Pemerintah Kota Langsa serta para undangan lainnya.

Marzuki Hamid selaku wakil walikota Langsa menyampaikan dalam Isi pidatonya bahwa "Kita berharap sebagaimana seharusnya menjelang Ramadhan dan di Hari lainnya lebih banyak membuat kemakmuran Masjid & menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai Bulan Ibadah & harapan yang lain kepada anak-anak agar bisa menjalankan ibadah puasa sejak dini sehingga kedepan sudah menjadi terbiasa dengan ibadah yang termasuk sebagai Rukun Islam" harap Marzuki.

Wakil Walikota (Wawali) Langsa juga menyampaikan dimana Hari ini juga bertepatan dengan Hari Anti Narkoba Internasional yang di peringati tiap tanggal 26 Juni tiap tahunnya, sebutnya.

"Hari ini Indonesia dalam keadaan darurat bahwa dalam sehari 50 Oang meninggal dunia karena Narkoba, jadi harapan kami bahwa mari Kepala sekolah, Guru sekolah Dan ulama serta guru pengajian Dan masyarakat untuk mengajak menolak narkoba Dan harus lebih jelas bentuk bentuk penolakannya yang tegas Dan kontinyue, sebagai bentuk perlawanan bersaama masyarakat Langsa terhadap Narkoba" papar Marzuki Hamid.

AKBP Navry Yulenni,SH,MH Kepala BNN Kota Langsa menguraikan "Pembagian Stiker ini adalah bagian dari menolak segala bentuk peredaran Narkoba di mulai dari pencegahan sehingga stiker ini juga akan di berikan ke pelajar di tingkat sekolah dasar, menengah Dan Atas serta perguruan tinggi se kawasan Kota Langsa, dengan titik pembagiannya di lapangan Merdeka tempat pawai berlangsung" sebut AKBP Navry.

Pengamatan wartawan Dalam kesempatan di Hari itu juga selesai melepas peserta pawai Wakil Walikota Langsa memasang stiker di Mobil Marzuki Hamid.
[Ka.Biro Langsa-Aceh: Eddy Khalil]










BNN Kota Langsa Bagi Stiker Untuk Peserta Pawai

Langsa-Aceh,BeritaLima.com-BNN Kota Langsa Bagikan Stiker Tahun Penyelamatan Narkoba 2014 yang bertuliskan "Pengguna Narkoba Lebih Baik Direhabilitasi Dari Pada Di Penjara" Dan Juga Terdapat Tulisan "Selamatkan Anak-Anak Kita Dari Bahaya Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba", SMS Center Pengaduan BNN Kota Langsa: 0853-3132-3000, Pembagian stiker gratis ini di laksanakan di Lapangan Merdeka Langsa Jln. A. Yani Pusat Pemerintahan Kota Langsa, Rabu (25/6).


Ratus lembar stiker di bagikan pada anak-anak peserta pawai Ta'aruf dari kalangan pelajar tingkat TK/Play Group, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA Dan Sekolah Kejuruan.


Pengamatan wartawan di lokasi pembagian stiker tampak seorang staff BNN Kota Langsa Rini bersama staff lainnya saat pembagian stiker yang di serbu para pelajar untuk meminta stiker tersebut,


Sambil membagikan stiker Rini menjelaskan beberapa Hal pada pelajar sambil membagikan stiker tersebut, Hindari Narkoba Prestasi Yes!!! Yang diikuti anak-anak di lapangan tersebut.

[Ka.Biro Langsa-Aceh: Eddy Khalil]
Sent from BlackBerry® on 3

Pemko Langsa Dan DPRK Terpilih Harus Tertibkan Biaya Adm. Jual Beli Tanah Di Gampong

Langsa-Aceh, -BeritaLima.com- Kota Langsa yang saat ini banyak di jamuri oleh properti atau perumahan yang menjadi harga tanah sekitar wilayah Kota Langsa menjadi polemik baru tentang penetapan harga penjualan tanah di beberapa gampong menjadi trend penetapan harga lama tanpa dasar Qanun Gampong, tau sejenis peraturan Gampong / Desa Geudubang Jawa Dan Gampong tetangganya yakni Paya Bujok Tunong, Hal ini terungkap pada Senin Malam (22/6).
Tindakan ini terjadi pada saat Saudari Dewi (43th) warga Desa/Gampong PB Tunong yang ungkapkan isi cerita dari Kasus penjualan tanah, dengan ukuran sebidang tanah kosong tanpa bangunan senilai RP. 240 juta.

Dimana saat terjadi Transaksi jual beli tanah di wilayah kerja Geuchik PB Tunong, diama seorang Geuchik menetapkan putusan atas biaya administrasi sebasar 5 persen dari nilai Transaksi tanpa pemotongan untuk NJOP tanpa kwitansi tanda terima.

Keraguan ini pun muncul saat di Tanya kwitansi biaya administarasi yang disebutkan sebanyak 5 % dari Harga Transaksi tersebut, yang Transaksi tersebut berlangsung di kantor Geuchik Paya Bujok Tunong antara Dewi Dan Geuchik Paya Bujok Tunong berlangsung dengan harga damai yang di sepakati melalui negosiasi sebesar 4 Juta rupiah, barulah saat itu Geuchik membubuhkan tanda tangan di atas perjanjian jual beli tanah.

Pengamatan wartawan Kejanggalan di temukan saat setelah pembayaran maka kwitansi tak di berikan sebagai bukti sah pembayaran administrasi. Yang seharga 4 juta rupiah tersebut seharusnya menjadi Kas Kantor Geuchik Dan Bukan untuk Pribadi.

Menurut evaluasi ke-2 yang dari pengamatan wartawan bahwa seharusnya Geucik menyusun Qanun Gampong untuk menentukan harga administrasi pengurusan biaya Dan tercatat sebagai pendapatan gampong atau Kas Gampong sehingga pembangunan swadaya yang berasal dari kas Gampong akan mengalami percepatan setidaknya pembangunan SDM di tingkat gampong,

Terkait Kasus yang serupa juga dialami oleh Hartono selaku warga gampong Paya Bujok Tunong yang membeli sebidang tanah kosong yang berada di wilayah gampong/Desa Geudubang Jawa.

Kronologis Hartono yang dalam Hal Transaksi. Jual beli sebidang tanah denga Kepala lorong (keplor) minta 5 persen Dan geuchik minta 7 persen, baru lah kedua nya mau menanda tangani Akte Jual Beli Camat (AJB) tersebut.

Sewaktu Hartono bertanya Apa ada kwitansinya? Dan dasar Hukum atau setidaknya Qanun, justru di jawab dengan nada yang ditirukan "Ini sudah lama berlakuknya aturan ini Dan gak ada Qanun-ni Dan Qanun itu atau kwitansi Kas Gampong"

Analisa wartwan yang ke-3 berdasarkan pengamatan bahwa "Sudah seharusnya pemkot Langsa membuat Qanun yang akan disahlkan anggota DPRK Langsa terpilih untuk membuat Qanun yang memberikan manfaat besar untuk PAD Kota Langsa Dan PAD Gampong sehingga terhindar dari kesan pungli yang dianggap sudah tradisi lama"
•[Kabiro Langsa-Aceh: Eddy Khalil]









Pemuda Meuradeh Dayah Protes Keras Pada CV.Andrian Karya

Langsa-Aceh, BeritaLima.com - Protes warga pemuda Gampong Meurandeh Dayah Kec. Langsa Lama Kota Langsa terhadap proyek "Pembangunan Gedung Sekretariat Bersama Mahasiswa Kota Langsa Tahap Ke-II" yang di tidak mempekerjaan warga pemuda sekitar untuk mengurangi angka pengangguran pemuda setempat, Hal ini akan berlanjut kepada tindakan pemblokiran jalan jika tidak di respon terhadap permintaan warga pemuda Merdeh Dayah, demikian ungkap Ketua Pemuda Merandeh Dayah , Syarifuddin melalui Ahmad Fadli selaku Wakil Ketua Pemuda Meurandeh Dayah dalam rilis berita yang di sampaikan pada wartawan BeritaLima.com Selasa (24/6).

"Sangat Di sayangkan lahan pekerjaan yang seharusnya bisa di raih Pemuda setempat baik itu tenaga jasa tukang bangunan sangat banyak di gampong ini di kalangan pemuda yang tidak dilibatkan dalam Proyek "Pembangunan Gedung Sekretariat Bersama Mahasiswa Kota Langsa Tahap Ke-II" Senilai Rp.494.903.000,- yang bersumber dari anggaran Dana OTSUS dimana pengerjaan di mulai tanggal 9 Juni 2014 s/d. 7 Oktober 2014 yang dilaksanakan oleh CV. ANDRIAN KARYA dengan nomor kontrak 55/SPK-LU/641.3/OTSUS/CK/2014", papar Ahmad Fadli Wakil Ketua Pemuda.

Ahmad Fadli yang di sapa akrab Amat ini juga menuturkan "Kita di ajari oleh petinggi di Aceh ini baik Gubernura maupun walikota Langsa untuk menghargai "Kearifan Lokal" Dan itu sangat kita hargai namun bagaimana kalau pembangunan di Gampong kami justru tidak ada sama sekali menghargai kultur budaya di gampong Meurandeh Dayah, ini namanya Tidak menghargai Kearifan Lokal, dalam ini di teruskan lama-kelamaan semua orang yang masuk ke Gampong kami yang pemuda setempat seperti kami ini akan mempertanyakan siap mereka (Kontraktor-Red)?"

"Dan sah-sah saja sebab kami pemuda yang menjaga Gampong kami dan harus mendapat pekerjaan atas kerjaan tukang bangunan di gedung itu, sebab kalau ada kejadian sekarang Dan yang akan datang justru yang menyelamatkan adalah pemuda Dan masyarakat gampung Merandeh Dayah tentunya" ungakap Wakil Ketua Pemudam • [Kabiro Langsa-Aceh: Eddy Khalil]


Drs. Saifuddin Razali Resmikan Seminar Guru PGRI Kota Langsa

Langsa-Aceh,BeritaLima.com - Seminar dan Pelatihan Guru PGRI  thema "Strategi Belajar Mengajar (SBM) berbasis Kurikulum 2013" yang di hadiri 154 guru sekolah dan madrasah se-kawasan kota Langsa, Acara resmi di buka oleh Drs. Syaifuddin Razali, MM, M.Pd Selaku Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik)  Kota Langsa pada Jum'at Pagi (6/5) yang pada saat itu juga Kadisdik sekaligus sebagai pemateri pada seminar, yang dilaksanakan pada Jum'at samapai dengan Minggu Tanggal 6 sampai dengan 8 Juni 2014, Bertempat di Gedung Pengurus Daerah  PGRI Kota langsa  Jln. TM Bakhrum  Kec. Langsa Barat Kota Langsa .

Kadisdik Langsa  mengatakan bahwa  gedung PGRI yang di gunakan untuk 2 kabupaten/ kota yakni Kota  Langsa dan Kab. Aceh Timur  sudah mulai mengalami kerusakan berat dan kalau kita melihat ruangan aula yang di gunakan saat ini seperti gua-gua yang langitnya-langitnya bocor dan di penuhi sarang laba-laba terlihat tak terawat, ini seharusnya menjadi perhatian bagi guru yang terhimpun di dalam PGRI Kota Langsa dan Kab. Aceh Timur, papar Drs. Saifuddin.

Dalam pidatonya Drs. Saifuddin Razali, MM, M.Pd selaku Kadisdik  kota Langsa menyebutkan Guru harus pandai-pandai mencari bahan ajar baik di referensi perpustakaan maupun referensi di internet, yang membedakan referensi tersebut adalah lebih banyak di internet sebab terbuka untuk 24 jam  kita bisa mencari referensi di sana, namun harus bisa di sesuikan dengan kondisi dan keadaan di sekolah masing-masing karena itulah yang dimaksud dengan basis kompetensi kurikulum 2013 yang penerapannya akan di lakukan  di tahun 2014, sebut Drs. Saifuddin.

"Kurikulum 2013 harus di laksanakn  oleh semua guru yang ada di Kota Langsa sehingga anak murid yang tamatan dari sekolah masing-masing  akan mampu bermasyarakat  dan menerapkan disiplin ilmunya di lingkungan rumah tinggal peserta didik kita yang memenuhi syarat 5B yakni, berilmu, Berakhlak, Berbudi Pekerti baik, Berkarakter dan Bernuansa Islami" uacap Drs. Saifuddin.  

Kadisdik Kota Langsa juga merasakan banyaknya kejanggalan yang terjadi di dalam Dinas Pendidikan Kota Langsa yang harus segera di perbaiki diantaranya setiap kali mau mngurus penilaian dan kenaikan pangkat seorang guru  yang miris harus mengeluarkan dana 6 Juta rupiah untuk sekali penilaian kenaikan pangkat yang di koordinir oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab, Dan ini akan segera kita tindak kelompok oknum yang terorganisir sebab  merugikan guru-guru di Kota Langsa, ungkap Drs. Saifuddin Razali.

"Kedepan urusan kenaikan pangkat guru di jajaran dinas pendidikan Kota Langsa tidak boleh di pungut biaya apaun dengan dalih alasan biaya pengurusan dan penginapan selamabelum terbitnya SK kenaikan pangkat dan di perparah pula bahwa dana sebanyak itu di tanggung guru yang berangkat si kelompok oknum  untuk kebutuhan hotel maupun transportasi, kita akan segera tahu siapa saja di dalam kelompok oknum ini" ucap Drs. Saifuddin Razali.

Ketua panitia pelaksana seminar dan pelatihan guru, Drs. Jamaluddin melalui Eddy Khalil, S.Pd selaku sekretaris menjelaskan bahwa Jumlah guru yang ikut dalam kegiatan ini sebenarnya hanya sebatas 55 orang saja namun karena antusias guru yang tinggi yang di ketahui bahwa salah satu pembuka acara dan sekaligus pemateri seminarnya adalah Kepala Dinas Pendidikan makajumlah mereka mencapai 154 peserta dan sudah kita tutup saat registrasi ulang peserta dan lebihnya kita ikutkan ke dalam seminar dan pelatihan gelombang dua yang akan kita laksanakan pada 9 s/d 11 Juni 2014 minggu depan dan tentunya dengan pemateri dan judul yang berbeda pula' ucap Eddy.

"Seminar dan pelatihan selama 6 hari kami hanya menggunakan pendaftaran sebesar 100 ribu rupiah, dan telah kami hitung biaya itu tidak cukup untuk kegiatan besar selama itu, karena banyak guru yang meminta untuk dibayarkan selam 2 tahap, kalau pun ada kekurangan kami  akan di tangani panitia dan peserta secara bersama-sama dan gotong royong dengan peserta yang sesama guru, sebab dari guru untuk guru" papar Eddy. (Kabiro Langsa/Rubian)

ABI-SMPN 10 Langsa Terima Siswa Baru 2s/d22 Juni 2014

Langsa-Aceh,BeritaLima.com-  Sekolah Berbasis Islami (SBI) SMP Negeri 10 Langsa membuka penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2014/2015 dengan kuota siswa sebanyak 224 siswa untuk 7 kelas dengan masing-masing kelas sejumlah 32 siswa, hal ini di katakan oleh Kepala sekolah Tarmizi Putra, Mulai tanggal 2 Juni hingga 22 Juni 2014 Pada  Selasa (3/6).

Menurutnya, dalam penerimaan siswa baru dengan kuota 224 orang, terlebih dahulu akan kita tes membaca Alquran saat siswa mengembalikan formulir pendaftaran yang mereka serahkan sejak tanggal 3 hingga 23 Juni 2014.

"Sistem penerimaan siswa baru di SMPN 10 Langsa menggunakan rangking nilai rata-rata tertinggi. Artinya, nilai rata-rata tersebut diurutkan mulai dari nilai tertinggi sampai terendah. Jika sudah mencukupi 224 siswa, selebihnya kita alihkan ke sekolah lain.

Dikatakan Tarmizi, dalam penerimaan siswa SMP Negeri 10 tidak membatasi siswa dari kalangan mana dan asal sekolah mana. Apalagi, keberadaan SMPN 10 Langsa yang berada diperbatasan Aceh Tamiang, tentunya kita membuka peluang bagi siswa yang ingin mendaftar di sekolah ini.

"Kita akan menerima siswa dari seluruh kalangan, termasuk dari Kabupaten Aceh Tamiang. Yang terpenting, begitu pengembalian formulir siswa langsung kita tes baca Alquran," pungkas Tarmizi Putra.(Ka.Biro Langsa: Eddy Khalil)

Istra' Mikraj Di SMPN 10 Langsa Tgk. Imran: "Di Dunia Ada 3 Dimensi Hidup"

Langsa - Pelaksanaan peringatan hari Isra' Mikraj Nabi Muhammad SAW menghadirkan penceramah Tgk. Imran Khalid yang mengangkat thema tentang Dimensi Massa dan Dimensi Hidup yang dihadiri oleh 408 pelajar dan 65 perangkat guru  serta tata usaha SMP Negeri 10 Langsa tang mengambil tempat kegiatan di Aula sekolah pada Sabtu (31/5) dan ketika di hari Senin (2/6) semua pelajar di minta oleh guru yang mengajar di tiap kelasnya untuk mengulang kembali isi ringkasan dari penceramah tersebut  sebagai bentuk follow-up kegiatan.

Dalam uraian singkat Isra' Mikraj oleh  penceramah Tgk. Imran Khalid menjelaskan bahwa  Ada 3 Dimensi Masa  yang terjadi di dunia yakni, masa lalu, masa sekarang dan masa lalu, sedang  dimensi yang terjadi di dalam hidup yakni, hidup dengan ilmu kita akan mudah, hidup dengan seni kita akan indah dan terakhir hidup dengan cinta kita akan bahagia, papar Penceramah.

Masih dengan Tgk. Imran "Nabi Muhammad SAW dalam Irsa' Mikrajnya diawali dengan perintah wajib dalam menjalankan Shalat sebayak 50 raka'at dalam sehari semalamnya, namun karena 50 rakaat dirasakan  cukup untuk menghabiskan waktu dalam beribadah dan tak lagi mengerjakan hal-hal tentang mencari nafkah dunia  maka Nabi Muhammad SAW  kembali untuk memohon agar di ringankan raka'atnya hingga akhirnya ada beberapa kali menghadap dan akhirnya umat Nabi Muhammad SAW hanya mengerjakan perintah wajib shalat sebanyak 13 raka'at dalam shalat 5 waktu sehari semalam" ujar Penceramah.

Kepala Sekolah Berbasis Islam (SBI)  SMP Negeri 10 Langsa, Tarmizi Putra SPd menjelaskan bahwa Acara Isra' Mikraj di sekolah selalu dilaksanakan dalam agenda khusus dan kontinyu setiap tahunnya dan ini merupakan salah satu wadah yang membagun sikap mental pelajar kami dalam menjalani kehidupan sehari-hari baik dalam pergaulan dengan sesame kawan seusia juga ketika bergaul dengan orang yang lebih tua dari murid sekolah kita" papar Kepala Sekolah SBI.

Tramizi  juga menambahkan bahwa dengan kehadiran penceramah Tgk Miran Khalid yang lebih pintar dalam mengajak, memotivasi pelajar kami dalam uraian ceramahnya menggunakan cara-cara ajakan yang serius namun di barengi dengan santai ceria sehingga tampak wajah pelajar kami setelah mendengarkan ceramah menjadi termotivasi untuk lebih mendekatkan diri kepada Yang Maha Pencipta dengan mengerjakan shalat tanpa ada keterpaksaan dan perintah dari orang tuanya, Sungguh ini adalah gambaran positif setelah kita memfollow-up di hari Seninnya  (2/6) ketika guru memasuki ruang belajar murid" papar Tarmizi Putra (Ka.Biro Langsa: Rubian /Eddy)

10 ORMAS+10 LSM Se-Kota Langsa Siap Putuskan Mata Rantai Jaringan Sindikat Narkoba

Langsa-Aceh, BeritaLima.com- Seksi Pencegahan BNN Kota Langsa   berdiskusi bersama 10 Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) di tambah 10 Organisasi Masyarakat (ORMAS) se kota Langsa dalam hal memutuskan jaringan narikotika serta penyelamatan pengguna narkotika di wilayah Kota Langsa, yang di kemas dalam Focus Discusion Group ( FGD), yang mengambil tempat  di gedung BNN Kota Langsa Jln. Prof. A. Majid Ibrahim  Gampong Matang Seulimeng Kota Langsa  pada 9  Mei 2014 dan 26 Mei 2014, hal ini di uncap dalam Temu Pers pada Jum'at (30/4).

AKBP Navry Yulenni, SH MH selaku Kepala BNN Kota Langsa menjelaskan melalui Ir. Zulkifli Ali, S.Pdi Selaku Kaepala Seksi (Kasi) Pencegahan  bahwa " Focus Discussin Group ( FGD)  BNN Kota Langsa dengan 10 LSM di tanggal  9 Mei 2014 serta di lanjutkan  pada tanggal 26 Mei 2014 FGD kita( BNN-Red) lakukan dengan 10  ORMAS, telah di laksanakan dengan mengangkat thema yakni Kita Tingkatkan Peran LSM dan Ormas Untuk Menyelamatkan Pengguna & Pecandu Narkotika Serta Pemutusan Jaringan Narkotika Dalam Wilayah Kota Langsa", Papar Ir. Zulkifli.

Ir. Zulkifli Ali, SPdi menejelaskan bahwa Dalam FGD bersama 10 LSM dan 10 ORMAS, kita menemukan kesamaan visi dan arah untuk membangun generasi muda Langsa dan anak-anak sekolah untuk memutus mata rantai jaringan atau sindikat narkoba yang masuk ke Kota Langsa, namun setelah FGD Berakhir maka kita akan kembali memfollow-up hasil kegiatan tersebut secara bersamaan dan secara terus menerus hingga para aktivis LSM dan Ormas di Langsa akan menemukan  para Pengedar/Bandar Besar tidak berani untuk masuk ke Langsa baik itu pengedar dari antar Negara Maupun Bandar lokal Aceh" papar Ir. Zulkifli

"Dalam Koordinasi  memutus mata rantai pengedar narkoba di Langsa ini maka BNN Kota Langsa bersama  LSM dan ORmas  dalam setiap temuan kita selalu berkoordinasi dengan mengedepankan kearifan lokal yang mengandung arti bahwa kerjasama ini sudah melibatkan para perangkat Gampong seperti Geuchik, Relawan Anti Narkoba Gampong, LSM dan Ormas, dimana sebelum di lakukan FGD pihak BNN Kota Langsa juga sudah melakukan Pengkaderan dan sosialisasi Narkoba di tahun 2013 lalu dan tahun 2014, sehingga kita juga mantap dalam menjebak dan memutuskan mata rantai si pengedar atau Bandar di kawasan Kota Langsa" papar  Ka.Sie Pencegahan. (Ka.Biro Langsa-Aceh: Rubian/Eddy)

12 Kampus Se-Kota Langsa Susun Rencana Aksi Mahasiswa Perangi Narkoba

Langsa-Aceh,BeritaLima.com- Dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Kota Langsa BNN Langsa di bawah naungan AKBP Navry Yulenni SH MH bersama 12 kampus perguruan tinggi negeri dan swasta seluruh Kota Langsa untuk menyusun rencana aksi memerangi narkoba di seputaran kota langsa baik di lingkungan masyarakat, pelajar dan kampus, acara tersebut mengambil tempat kegiatan untuk pembekalannya di Hotel Harmoni Kota langsa sejak tanggal 27 s/d 29 Mei 2014, dan di rilis melalui media online dan cetak pada  Jum'at (30/4).

AKBP Navry Yulenni SH MH Selaku Kepala BNN Kota Langsa melalui Ramadhan SE selaku Pelaksana kegiatan memaparkan bahwa Kegiatan 12 Kampus ini yang di prakarsai BNN Kota Langsa telah sukses di laksanakan tinggal saja memfollow-up hasil kegiatan di kampus-kampus tersebut, agar kedepan apa yang kita bekali para mahasiswa  bisa di tularkan di lingkungan kampusnya masing-masing untuk program P4GN dan terkhusus menyusun rencana aksi untuk berperang melawan narkoba di Langsa, papar nya.

AKBP Navri Yulenni SH MH menambahkan "Kegiatan pembentukan dan penguatan kader anti narkoba di lingkungan kampus tahun 2014 ini di bekali strategi berperang meliputi keterampilan mengamati, keterampilan menjelaskan, keterampilan mendengarkan, keterampilan bertanya, keterampilan meringkas dan keterampilan member umpan balik yang di rangkum dalam materi Interpersonal Skill (IPS) dengan pematerinya IPDA Lumban Toruan" kata Kepala BNN Langsa.

"Secara umum Materi selama 3 hari pelaksanaan yakni Interpersonal Skill (IPS) oleh IPDA Lumban Toruan, materi Komunikasi Efektif  (ME) di hantar oleh Hj. Dewi Nursanti, SH MH, materi  UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika oleh AKP H. Anwar, materi Fokus  Group Discussinn (FGD) oleh Mardiansyah, SH,  materi Inpres Nomor 12 tahun 2011 tentang JAKTRANAS- P4GN  OLEH Saifullah SH, MM, MH,  dan terakhir materi yang sangat terpenting yakni Penyusunan Rencana Aksi Mahasiswa tentang P4GN langsung oleh Kepala BNN Kota Langsa" sebutnya lagi.

Ramadhan, SE selaku kepanitian kegiatan juga menambahkan bahwa "Jumlah Peserta terdiri dari 40 orang yang berasal dari 12 kampus di Langsa mengambil thema: Pengguna Narkoba Lebih Baik Direhabilitasi Daripada Di Penjara, yang waktu pelaksanaannya sengaja kita rencanakan jauh-jauh hari pada taggal 27, 28 dan 29 Mey 2014 di Hotel Harmoni Langsa, dan tidak saja samapai disini kita juga akan memantau perkembangan peserta saat di kembalikan ke kampusnya masing-masing" ujar Ramadhan,SE. ( Kabiro Langsa-Aceh: Rubian/Eddy)

Drs. Syaifuddin Razali Kadisdik Kota Langsa "Hasil UN-SMP 2014 Provinsi Aceh Ranking 33 Se Indonesia

Kadisdik Kota Langsa "Hasil UN-SMP 2014 Provinsi Aceh Ranking 33 Se Indonesia
Langsa-Aceh,BeritaLima.com- Dalam Acara Perpisahan dan Haflah Takhrij alumni VIII Sekolah Berbasis Islami (SBI) SMP Negeri 10 Langsa yang di hadiri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Langsa Drs. Syaifuddin Razali, MPd.MM sekaligus mewisuda 163 pelajar sekolah pada Sabtu (23/5) di halaman tengah sekolah Jln. Medan Banda Aceh Desa Medang Ara Kec. Langsa Timur pemerintah kota Langsa.


Syaifuddin Razali dalam sambutan pidatonya menyebutkan bahwa "Pada hasil Ujian Nasional (UN) 2014 tingkat SMA/SMK/MA yang baru saja di umumkan dimana provinsi Aceh mendapat Rangking terakhir se Indonesia dari 33 Provinsi, hal ini disebabkan oleh karena para pelajar kita yang di Aceh lebih menyukai browshing Website games, SMS, Play Stasion dan duduk-duduk di Caffe untuk menikmati fasilitas Wiffi Gratis   sambil bermain game online, justru di perburuk lagi para pemilik usaha disana memberikan izin para anak-anak usia belasan tahun yang masih duduk di bangku sekolah untuk menikmati fasilitas Play Stasion hingga jam belajar malam hari para pelajar terganggu antara Senin-Sabtu jam 20.00 WIB s/d 22.00 WIB masih memberikan izin anak usia sekolah bermain di area game se putaran wilayah kota Langsa" papar Kadisdik.


Kadisdik kota Langsa menambahkan Jika masyarakat dan orang tua anak usia belajar masih melihat hal ini terjadi dan terkesan membiarkan maka tamatlah masa depan pendidikan Aceh yang sedang di tata dan di bangun kembali  setelah menikamati masa konflik terdahulunya, jadi tak heran hasil survei pendidikan  tentang penyebab kegagalan Ujian Nasional di Aceh SMA/SMK/MA  mendapat rangkin paling akhir, kata Syaifuddin di dalam acara perpisahan dan  wisuda di SMPN 10 Langsa.


Kadisdik juga mengatakan kalau dirinya bangga melihat sekolah di perkampungan seberang pulau yakni Gampong Teulaga Tujuh Pusong Kecamatan Langsa Barat yang melihat langsung geliat pendidikan disana setelah pulang dari sekolah mereka para murid langsung pergi ke rumah ibadah dan dayah atau balai pengajian untuk menimba ilmu islam di tambah lagi waktu mereka juga hingga jam 21.00 WIB para murid pengajian baru pulang ke rumah masing-masing, hingga kami pihak dinas pendidikan mendapatkan data bahwa seratusan lebih lulusan sekolah di teulaga Tujuh kini berada di pesantren-pesantren luar daerah untuk menimba ilmu pengetahuan keagamaan Islam, ini membuat saya bangga pada masyarakat Pusong yang kompak sekali untuk menjadikan pendidikan islami setelah pulang sekolah sebagai nomor satu, papar Kadisdik Kota Langsa.


Masih Kadisdik kota Langsa, Jadi saya juga berharap hal ini bisa di tularkan ke lingkungan gampong lainnya  termasuk sekitar sekolah SMPN 10 Kota Langsa yang hari ini mewisuda 163 pelajarnya untuk di kembalikan ke masyarakat, dan Syaifuddin juga meminta masyarakat medang Ara dan sekitarnya untuk  mencontoh gampong/desa Teulaga Tujuh Pusong yang kompak dalam hal membenttuk anak-anak mereka secara bersama untuk menjadikan pendidikan sebagai nomor satu di desanya, ujar Syaifuddin Razali Kadisdik yang baru menjabat 2 bulan ini.


Sebelum meyampaikan pidatonya Kadisdik Langsa Drs. Syaifuddin Razali, MPd.MM melakukan penyematan tanda wisuda kepada pelajar SMPN 10 Langsa yang baru saja usai mengukuti UN SMP tahun 2014 (lihat foto) sekaligus melepas balon gas berspanduk tulisan Pelepasan 163 Pelajar sebagai simbol pelepasan alumni VIII sekolah tersebut (Kabiro Langsa/Rubian).

Eddy Khalil: "Akibat Struktur Pengurus Lemah, PGRI Langsa-Aceh Vakum 1,5 Tahun"

Langsa-Aceh,BeritaLima.com-Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI ) sudah vakum selama satu setengah tahun lamanya dengan arti kata sejak lahirnya hasil kongres XXI PGRI di Kota Surabaya pada 1s/d5 Juli 2013 tahun lalu. Hal ini di ungkap oleh Eddy Khalil,S.Pd selaku Sekretaris Kobar-GB Kota Langsa yang juga Wakil Ketua Forum Pemerhati Pandidikan Langsa (FP2L) yang baru saja bersilaturahmi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Langsa, Drs. Syaifuddin Razali, MM,MPd di ruang kerjanya pada Pagi Senin (19/5).


Dalam pertemuan antara Wakil Ketua FP2L Kota Langsa dengan Drs. Syaifuddin Razali,MM,MPd selaku Kadisdik kota Langsa dimana hasil diskusi tersebut  memberikan warna tersendiri dimana Kadisdik mendukung penuh untuk secepatnya terselenggara konfrensi cabang dan memberikan wacana bahwa sebaiknya pengurus PGRI itu adalah mereka yang duduk nantinya benar-benar mampu membangkitkan motivasi guru dan juga berasal dari status fungsional bukan struktural, papar Drs. Syaifuddin Razali,MM,MPd dalam diskusi  di ruang kerja Kadisdik Kota Langsa.


Eddy Khalil, S.Pd yang juga merupakan anggota PGRI Kota Langsa menjelaskan bahwa PGRI Kota Langsa sudah vakum sejak satu setengah tahun, dimana hal ini terbukti kepengurusan PGRI Cabang Langsa yang sudah habis masa baktinya 2008 - 2013  belum melakukan konfrensi cabang ( konfercab), papar Wakil Ketua FP2L Kota Langsa yang juga sekretaris general Kobar-GB Kota Langsa.


Eddy menambahkan "Jika di ulur-ulur terus konfrensi cabang PGRI Kota Langsa maka sama halnya menggantungkan beberapa harapan guru Kota Langsa terhadap organisasi yang memiliki jati diri sebagai oragnisasi profesi, perjuangan dan ketenagakerjaan sesuai pasal 3 anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PGRI yang di putuskan dalam kongres PGRI XXI di Surabaya tahun 2013, sebutnya.


"Saya khawatir kalau sudah vakum selama 1,5 tahun berarti PGRI cabang Langsa sudah mulai lemah untuk mencapai visi dan misi organisi sesuai pasal 6 AD/ART, belum lagi di tambah banyaknya guru-guru yang berharap pengurus baru untuk periode 2014-2019 ini  akan mampu membawa oragnisasi untuk meningkatkan profesionalitas guru dan dosen serta memberikan perlindungan profesi, hukum, keselamatan dan kesehatan kerja, juga hak atas kekayaan intelektual" papar Eddy.


"Banyak sudah guru yang menantikan kembalinya 7 ( tujuh) Fungsi dan 7 (tujuh) kewenangan PGRI Kota Langsa untuk segera di palikasikan di periode baru ini, jadi untuk itu kami selaku Pengurus  Forum Pemerhati Pendidikan Kota Langsa mendesak Para pengurus PGRI Kota langsa periode lama untuk sesegera mungkin membentuk panitia dan melaksanakan  konfercab yang mengundang seluruh anggota PGRI yang kesemuanya memiliki hak suara dan hak memilih sesui  hasil Kongres XXI  tahun 2013 di Surabaya dan bukan berdasarkan Hasil Kongres XX 30 Juni 2012 di Palembang, sehingga penyusunan draff  tatatertib  konfrensi cabang dan juga pemilihan Ketua umum PGRI Cabang Kota Langsa benar-benar sesui konstitusi AD/ART  XXI terbaru dan terkini, dimana semua anggota PGRI punya hak suara dan hak pilih berbeda dengan AD/ART XX diman yang punya hak suara dan hak pilih adalah hanya pengurus di tingkat kecamatan dan ranting saja, ini harus fight dan fair" papar Eddy Khalil, SPd. (realesa)


SMAN 1 Langsa Gelar Gebyar Anti Narkoba

Langsa-Aceh, BeritaLima.com-Sebanyak 4 Jenis kegiatan Utama di laksanakan pada Gebyar Anti Narkoba SMA Negeri 1 Langsa yang di danai dari BNN Kota Langsa, Namun sangat disayangkan hanya 100 Pelajar asal sekolah SMAN 1 Langsa saja yang ikut dalam gelar acara tersebut, Tempat pelaksaan di lokasikan  pada Aura sekolahnya Jln. Ahmad Yani Gampong Paya Bujuk Seulemak Kec. Langsa Baro Kota Langsa, pada Sabtu (10/5).

AKBP Navri Yulenni,SH.MH selaku Kepala BNN Kota Langsa melalui Cut Maria, S.Sos selaku Wakil Kepala BNN Kota Langsa dalam pidato pembukannya menyebutkan bahwa  "Kegiatan Gebyar anti Narkoba untuk Lingkungan sekolah, atas sangat penting guna mencegah pelajar dari penyalah gunaan narkoba yang saat ini sudah termasuk dalam krisis nasional" paparnya.

"Menurut data nasional bahwa ada 4 juta orang yang telah melaukan penyalah gunaan narkoba, dimana 40 orang meninggal dunia dalam se hari di Indonesia termasuk di dalamnya adalah para pelajar tingkat SMP dan SMA serta Mahasiswa"ungkapnya.

"Dari 20 sekolah SMA/MA se kawasan Kota Langsa, yang memohon realisasi proposalnya untuk kegiatan Gebyar Anti narkoba pelajar, hanya 7 proposal saja yang lulus dalam seleksi penerima dana kegiatan, dimana tim penyeleksi tersebut terdiri dari wartawan, LSM spesialis Anti narkoba, LSM Pemerhati pendidikan dan para akademisilah yang mensortir untukm kelayakan penerima dana tersebut, termasuk SMA Negeri 1 Langsa di setujui dan langsung di kucurkan dana sehingga terlaksana kegiatan ini" sebutnya.

Cut Maria selaku Wakil Kepala BNN Kota Langsa juga merasa kecewa atas kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Langsa ini sebab sudah seharusnya sekolah yang menjadi favorit di Kota Langsa ini menunjukkan sikap mental para pelajarnya attitude dan sikap mental yang lebih baik di bandingkan sekolah lainnya, karena saya juga mantap pelajar SMAN 1 Langsa juga dasarnya" uangkap Maria yang kesal saat kegiatan pembukaan yang di hadiri kepala sekolah itu justru menunjukkan suara kegaduhan di anatar pelajar SMA disana.

"Di tambahkan lagi kekesalan keduanya dimana dalam 4 jenis kegiatan yang dimaksudkan seharusnya peran penting para pemangku pendidikan di SMAN 1 Langsa, saling mendukung kegiatan pelajar SMA ini dan bukan di lepas begitu saja sebab tampak yang ikut partisipasi penonton dan peserta lomba hanya kurang lebih 100 orang saja, padahal ini adalah momentum untuk para pelajar agar bisa mengetahui tentang bahaya narkoba di lingkungan pelajar dengan menciptakan lomba-lomba yang diusulkan pelajar SMA tersebut" ungkap Maria.

Kepala Sekolah SMAN 1 Langsa, Mustafa, S.Pd menjelaskan bahwa "Narkoba saat ini sudah merasuki ke dalam tubuh pelajar hingga bisa di ketahui ada temuan pelajar Sekolah dasar (SD) sudah memakai Narkoba, namun peran penting orang tua bersama BNN kota Langsa lebih di utamakan untuk menyikapi hal ini" kata Kepala sekolah

Mustafa menghimbau kepada para peserta lomba untuk bisa mengambil sisi manfaat yang terkandung di dalam Gebyar Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan, sehingga nantinya para pelajar tamatan SMAN 1 Langsa bisa menolak segala jenis narkoba, di mulai dari sejak saat ini, papar kepala sekolah.

Jenis lomba yang di ikuti pada pelajar SMAN 1 Langsa yakni lomba pidato bertema Anti Narkoba, Lomba Cipta lagu anti narkoba yang diiringi band akustik, lomba karya tulis berupa artikel anti narkoba, Lomab poster anti narkoba baik manual maupun menggunakan sarana computer. (Ka.Biro Langsa-Aceh: Rubian/Eddy)
 
by : Fen 2010 | email: berita_lima@yahoo.com | Redaksi
Copyright © 2011. BeritaLima.com - Sukseskan Pemilu 2014
BL PT. MEDIA PUTRA PENDOWO by Group
Design by: Browalas.Com To AMOI