beritalima.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Aliansi Media Online & Telekomunikasi Indonesia (AMOI) dan Management & Redaksi beritalima.Com Mengucapkan Selamat Atas ditetapkannya Bapak Ir. Joko Widodo dan Bapak H. Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2014-2019 ”
Home » , » Kiamat PPP Bukan Ditentukan Hasil Survey

Kiamat PPP Bukan Ditentukan Hasil Survey

Written By beritalima on Selasa, 02 Juli 2013 | 11.38

Jakarta - Sekjen DPP PPP M. Romahurmuziy menyatakan, hasil survey jelek bukanlah kiamat untuk PPP. Hal ini disampaikan Romahurmuziy terkait hasil survey LIPI tentang elektabilitas parpol jelang pemilu 2014. 
"Kami punya puluhan pengalaman disurvey jeblok sejak pemilu 1999, namun selalu berakhir dengan baik. Survey sebagai piranti saintifik dewasa ini seringkali dibelokkan sebagai alat pembentuk opini dgn cara menyiasati metoda sampling dan kualifikasi responden," kata Romahurmuziy melalui pesan singkat, senin (01/07/2013). 
"Kami tentu tidak meragukan otentisitas dari LIPI, namun kesempatan ini kami gunakan untuk melihat kebelakang kemelesetan kolektif sejumlah lembaga survei terkemuka pada beberapa pilkada terakhir," demikian Ketua Komisi IV DPR menambahkan. 
Menurutnya survey dalam waktu 10 bulan sebelum pemilu hanya memotret kinerja media atau PR sebuah parpol saja. Padahal, selain itu, pemilu juga merupakan kinerja caleg dan mesin partai. 
"Pada kedua aspek ini, kami yakin PPP unggul, karena sudah kami buktikan berkali-kali," pungkas Romy, sapaan akrab Romahurmuziy.
Hal ini juga ditambahkan oleh salah satu new commers dari partai yang berlogo ka’bah saat ditemui di kediaman dia, “Hasil survey bukanlah akhir dari sepak terjang partai persatuan pembangunan, tetapi awal dari berkembangnya partai yang berazas islam ini,” ujar Guntari, (caleg PPP serta Pengusaha Property)
“Dengan banyaknya pendatang baru serta pemikir pemikir yang berjiwa muda di partai ini, maka icon yang selama ini partai persatuan pembangunan adalah partai para kyai. Maka akan merubah icon tersebut menjadi partai anak muda yang berjiwa kyai atau nasionalis agamis,” pungkasnya. (bgs)
 
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi beritalima.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.