Headlines News :
Home » , » Plang Asmaul Husna Dipasang Asal-asalan di Kota Serambi Makkah

Plang Asmaul Husna Dipasang Asal-asalan di Kota Serambi Makkah

Written By beritalima on Kamis, 18 April 2013 | 08.22

Padang Panjang, beritalima.com -- Di kota sejuk yang selama ini berjuluk  "kota serambi Makkah", ternyata masih terjadi kelalaian terkait hal-hal prinsip dalam agama Islam. Salah satu contoh nyata, dalam hal penulisan arti beberapa butir Asmaul Husna. 

Pada gambar terlihat sebuah plang di jalan protokol kota tersebut, bertuliskan lafadz Asmaul Husna dalam tulisan Arab, tulisan dalam bahasa latin, lalu artinya dalam bahasa Indonesia.

Apabila diperhatikan secara seksama, Asmaul Husna butir 86 yg tertulis di plang terbilang rancu. Dalam bahasa latin tertulis "Al-Muqsith". Dalam bahasa Arab tertulis, bila dibaca jadi "Al-Muqusith". Sementara artinya dalam bahasa Indonesia tertulis "Yang Maha Adil".

Jika ditelusuri lebih lanjut, apa yang tertera pada plang tersebut jelas keliru. Harusnya, Al-Muqsith jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya "Yang Maha Seksama". Yang tertulis justru "Yang Maha Adil".

Menyikapi kondisi yang demikian, sejumlah warga Kota Padang Panjang yang kebetulan juga mengamati dan menyadari kekeliruan tersebut mengaku sangat menyesalkan dan berharap pihak-pihak berkompeten pemasangan plang tersebut bertanggungjawab dan segera memperbaiki kekeliruan tersebut.

Rata-rata warga menilai kekeliruan yang ada sebagai hal memalukan, mengingat Padang Panjang adalah kota reliji berjuluk "kota serambi Makkah". Mereka bahkan menuding pengerjaan proyek pemasangan plang Asmaul Husna itu patut dipertanyakan dan terkesan asal-asalan.

"Kekeliruan penulisan lafadz Asmaul Husna dan artinya itu cenderung menyesatkan ummat," ungkap warga yang enggan dituliskan identitasnya kepada beritalima.com.

Menurut mereka, tak sepatutnya pihak-pihak berkompeten dalam pemasangan plang tersebut bekerja asal-asalan sehingga terjadi kekeliruan. Apalagi tersiar juga kabar bahwa anggaran untuk pembuatan plang itu menelan biaya besar, miliaran rupiah. Untuk satu plang terbetik informasi bahwa biayanya mencapai Rp10 juta, sementara Asmaul Husna berjumlah 99. 

(ede)
Share this post :
 
by : Fen 2010 | email: berita_lima@yahoo.com | Redaksi
Copyright © 2011. BeritaLima.com - Sukseskan Pemilu 2014
BL PT. MEDIA PUTRA PENDOWO by Group
Design by: Browalas.Com To AMOI