Headlines News :
Home » , » Ahong ; Kepmen 7 Matikan Pengusaha Pasir Besi

Ahong ; Kepmen 7 Matikan Pengusaha Pasir Besi

Written By beritalima on Selasa, 28 Agustus 2012 | 04.03

Ahong & Habib Smith
Surabaya (beritalima.com) -  Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral merevisi peraturan mengenai larangan ekspor bahan tambang mineral dalam bentuk mentah dengan beberapa aturan tambahan.


Kepmen Nomor 7 tahun 2012 ditanggapi ramai. Berdasarkan Undang-Undang Minerba, pada 2014 tidak boleh ada ekspor bahan mentah mineral, perlu ada tahapan, 

pengusaha tambang membuat smelter, sempat dijelaskan dan mereka mengerti, tidak mungkin pemerintah mematikan perusahaan, berdasarkan Kepmen Nomor 7 itu, 6 Mei 2012 tidak boleh ada yang ekspor barang mentah kecuali sampaikan roadmap buat smelter.

Empat belas mineral tersebut antara lain tembaga, emas, perak, timah, timbal seng, platinum, bauksit, bijih besi, pasir besi, nikel, cobalt, mangan.

"Sekarang semua tambang yang mengerjakan itu diminta buat smelter, kalau tambang kecil bisa bersama-sama dengan tujuan ada nilai tambah, nanti kalau finished good bagus added value tinggi, berlaku 2014.

Dengan adanya Kepmen larangan exspor tersebut membuat pengusaha asal Surabaya Kecewa, seperti Ahong Pengusaha Pasir Besi yang punya di Lumajang, Tulungagung, Probolinggo.

"Sedangkan untuk mengurus Kuota sangat ribet sekali, jadi sangat sulit pengusaha seperti saya ini, saya berharap Pemerintah dapat mempermudah segala urusan yang terkait exsport khusunya Pasir Besi, banyak pengusaha pasir besi yang saat ini tidak bisa berbuat apa-apa. (fen)
Share this post :
 
by : Fen 2013 | email: berita_lima@yahoo.com | Redaksi
Copyright © 2011. BeritaLima.com - Sukseskan Pemilu 2014
BL PT. MEDIA PUTRA PENDOWO by Group
Design by: Browalas.Com To AMOI