beritalima.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Aliansi Media Online & Telekomunikasi Indonesia (AMOI) dan Management & Redaksi beritalima.Com Mengucapkan Selamat Atas Dilantiknya Bapak Ir H Joko Widodo dan Bapak Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla Sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2014 - 2019. ”
Home » , » Ahong ; Kepmen 7 Matikan Pengusaha Pasir Besi

Ahong ; Kepmen 7 Matikan Pengusaha Pasir Besi

Written By beritalima on Selasa, 28 Agustus 2012 | 04.03

Ahong & Habib Smith
Surabaya (beritalima.com) -  Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral merevisi peraturan mengenai larangan ekspor bahan tambang mineral dalam bentuk mentah dengan beberapa aturan tambahan.


Kepmen Nomor 7 tahun 2012 ditanggapi ramai. Berdasarkan Undang-Undang Minerba, pada 2014 tidak boleh ada ekspor bahan mentah mineral, perlu ada tahapan, 

pengusaha tambang membuat smelter, sempat dijelaskan dan mereka mengerti, tidak mungkin pemerintah mematikan perusahaan, berdasarkan Kepmen Nomor 7 itu, 6 Mei 2012 tidak boleh ada yang ekspor barang mentah kecuali sampaikan roadmap buat smelter.

Empat belas mineral tersebut antara lain tembaga, emas, perak, timah, timbal seng, platinum, bauksit, bijih besi, pasir besi, nikel, cobalt, mangan.

"Sekarang semua tambang yang mengerjakan itu diminta buat smelter, kalau tambang kecil bisa bersama-sama dengan tujuan ada nilai tambah, nanti kalau finished good bagus added value tinggi, berlaku 2014.

Dengan adanya Kepmen larangan exspor tersebut membuat pengusaha asal Surabaya Kecewa, seperti Ahong Pengusaha Pasir Besi yang punya di Lumajang, Tulungagung, Probolinggo.

"Sedangkan untuk mengurus Kuota sangat ribet sekali, jadi sangat sulit pengusaha seperti saya ini, saya berharap Pemerintah dapat mempermudah segala urusan yang terkait exsport khusunya Pasir Besi, banyak pengusaha pasir besi yang saat ini tidak bisa berbuat apa-apa. (fen)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi beritalima.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Balacossa
Warta Lumajang Bhayangkara Utama  APNP Jatim Satu Warta Bung Tomo Award Liranews beritalima.com  LKBKalimantan Borno Time  Papua Time  IPPPK Caleg Indonesia  Bali Ubud  Bali Ubud  Warta Malut  LKBKalimantan  Suara Lempanas  Bhayangkara Utama Global Aceh Global Aceh  Potret Desa  Potret Desa  Balac CakrawalaPost  Jurnal Aceh  Jurnal Aceh
 

AdvetorialIndeks