Headlines News :
Home » » Ketua KNPI Jatim Dipilih Secara Aklamasi

Ketua KNPI Jatim Dipilih Secara Aklamasi

Written By redaksiberitalima on Selasa, 01 Mei 2012 | 05.49

Blegur Prijanggono
SIDOARJO (beritalima.com),  Sejarah baru tercatat dalam pemilihan Ketua KNPI Jawa Timur. Dalam musyawarah provinsi (Musprov) KNPI kali ini, pemilihan ketua dilakukan secara aklamasi dan tidak ada pertarungan ketat seperti yang terjadi sebelumnya. Itu setelah Kader Partai Golkar Blegur Prijanggono berhasil melenggang menjadi Ketua KNPI Jatim periode 2012-2015, dalam Musprov KNPI ke XI di Sidoarjo, Minggu (29/4).

Munculnya calon tunggal pada detik-detik akhir sebelum pemilihan, sebenarnya di luar prediksi. Pasalnya, calon ketua lainnya Kemas Yahya (ketua KNPI Kota Surabaya) terlihat optimis untuk merengkuh kursi ketua KNPI Jatim. Hal ini ditegaskan Daniel Rohi, Ketua Steering Committe  pemilihan Ketua KNPI Jatim ke XI.
Menurut Daniel, mundurnya Kemas dari bursa pemilihan, kemungkinan disebabkan peluang terpilih menjadi ketua KNPI Jatim sangat tipis. Lantas bagaimana terkait isu merebaknya politik uang di arena musprov kali ini, Daniel menampik tudingan itu.

Sebagai organisasi kepemudaan, lanjutnya, KNPI bukan wadah mencari kekuasaan politik. Ia kembali menegaskan, KNPI merupakan organisasi lintas golongan. Sehingga tidak ada kekuatan mayoritas yang akan mendominasi pada tingkat struktural kepengurusan.
Disinggung kedekatan emosional KNPI dengan Partai Golkar, ia juga tidak sepakat dengan hal itu.”Kedekatan itu karena selama ini mungkin banyak kader Partai Golkar yang berhasil menduduki jabatan strategis di KNPI. Yang pasti, KNPI bukan organisasi sayap Partai Golkar. Jadi kami tidak bisa di bawah-bawa ke ranah politik, kalo secara pribadi mungkin bisa. Tapi kalo secara organisasi tidak (ke ranah politik, red),” ujarnya.

Daniel melanjutkan, dalam pemilihan ketua KNPI Jatim ke XI, calon ketua harus memperebutkan 81 suara. Terdiri dari 38 suara kabupaten/kota, 40 suara dari organisasi kepemudaan lainnya, 1 suara dari KNPI Provinsi, 1 suara dari pusat dan majelis pemilihan memiliki 1 suara. Sebelumnya, ada lima calon  ketua yang berusaha merebut kursi KNPI Jatim. Tetapi dengan berjalannya waktu, lima calon ini rontok karena melihat peluang terpilihnya sangat kecil.

Sementara Blegur Prijanggono mengatakan, ia berjanji akan mengemban tugas sebagai ketua KNPI dengan program kerja memajukan KNPI tingkat II di daerah-daerah. Blegur mengakui, sepak terjang KNPI tingkat II memang belum terlihat maksimal. Makanya, ia akan memprioritaskan membangun hubungan positif dengan KNPI di 38 kabupaten/kota.”Meskipun sebagai kader Golkar, saya tidak akan membawa organisasi ini ke ranah politik. KNPI murni organisasi kepemudaan, tidak ada kaitannya dalam pilpres tahun 2014,” Ujarnya setelah berhasil merengkuh kursi ketua KNPI Jatim.

Ketua GP Ansor Sidoarjo Agus Ubaidillah menambahkan, ia sepakat dengan pernyataan Blegur terkait kurang maksimalnya kinerja KNPI tingkat II. Agus mengambil contoh di Sidoarjo, selama ini sepak terjang KNPI Sidoarjo bisa dibilang kurang terdengar. Dalihnya, kepengurusan KNPI Sidoarjo disibukkan dengan rutinitas pribadi para pengurusnya.
Disingung rencana pencalonan dirinya dalam pemilihan Ketua KNPI Sidoarjo pada Juli 2012, ia menolaknya.”Saya kan masih Ketua GP Ansor Sidoarjo, mungkin kader GP Ansor yang lainnya,” imbuhnya. Saat ini KNPI Sidoarjo dijabat Sugianto dari ormas Pemuda Pancasila (PP).

Setelah Blegur terpilih ketua, tim formatur langsung membentuk sekretaris dan bendahara. Untuk sekretaris dijabat oleh M Muslich dari GP Ansor, dan bendahara dijabat Giri Bayu Kusuma dari HIPMI. Nantinya dalam tempo 30 hari, tim formatur juga membetuk struktural kepengurusan lainnya. Ketiganya langsung dikukuhkan oleh ketua KNPI pusat Taufan Eko Nugroho R. m37
Share this post :
 
by : Fen 2013 | email: berita_lima@yahoo.com | Redaksi
Copyright © 2011. BeritaLima.com - Sukseskan Pemilu 2014
BL PT. MEDIA PUTRA PENDOWO by Group
To AMOI