Headlines News :
Aliansi Media Online & Telekomunikasi Indonesia (AMOI) dan Management & Redaksi beritalima.Com Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1435 H, ”

TNI AL Terima Kapal Baru Buatan Anak Negeri

SURABAYA,beritalima.com - TNI Angkatan Laut kembali diperkuat dengan hadirnya alutsista baru berjenis kapal Cepat Rudal (KCR)-60 Meter dengan nama KRI Tombak -629. Kapal tersebut akan diserahkan dari PT. PAL kepada Menteri Pertahanan Dr.Purnomo Yusgianto dengan didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr.Marsetio di Dermaga Divisi Kapal Perang PT.PAL Surabaya,Rabu (27/8/2014).

Kapal Cepat Rudal yang kedua ini merupakan jenis pengembangan dari Kapal Patroli Cepat (FPB-57) yang telah dibangun oleh PT PAL Indonesia (PERSERO)sebelumnya.Setelah menyerahkan KCR-60 Meter Kapal Pertama "KRI SAMPARI-628"pada  tanggal 28 Mei yang lalu,kini menyerahkan KCR- 60 Meter kapal kedua " KRI TOMBAK -629"dan berurutan akan di serahkan kapal KCR 60 Meter ketiga dengan nomor pembangunan W000275 pada bulan september.

Hasil pengembangan kapal fast patroli boat (FPB) 57 ini mampu menghadapi serangan udara,darat dan kapal atas air,serta dapat menampung sebanyak 55 awak. Selaras dengan kemampuan dan kapabilitasnya,PT. PAL juga melakukan pelatihan terhadap para  awak kapal.Seluruh semangat dan kerja keras PT. PAL Indonesia,KCR-60 Meter kapal kedua ini dapat terwujud dan diserah terimakan pada TNI Angkatan Laut.

Penyerahan "KRI TOMBAK - 629" ini di hadiri oleh Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro,Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto,Mentri Pendidikan Nasional M.Nuh,Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Marsetio,kasum TNI,Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP)serta para pejabat Kem BUMN,KEMHAM dan PATI TNI Ankatan Laut. Luas wilayah Indonesia masih di perlukan banyak Kapal Perang Jenis KCR,bergabungnya KRI TOMBAK -629 khususnya di jajaran Armada TNI Angkatan Laut di harapkan mampu untuk meningkatkan rasa bangga dan kemandirian Bangsa.

Penyelesaian tahap akhir diharapkan dapat dilanjutkan dengan proses pemesanan yang dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.Pembangunan KCR ini juga turut membuktikankeberadaan di PT.PAL INDONESIA sebagai BUMN serta indonesia sebagai bangsa yang mempunyai kedaulatan yang teguh.(sh86/bd)

KSPI Minta Naikan Upah 30%, Jalankan Jaminan Pensiun, dan Tolak Kenaikan BBM

JAKARTA, beritalima.com – Tolak Kenaikkan BBM, Desakkan pemerintahan transisi agar SBY menaikkan harga BBM terasa menyesakan kaum buruh dan rakyat kecil, bukannya mendorong kebijakan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat seperti menaikkan upah minimum 30% dan jalankan jaminan pensiun yg layak.

Demikian hal itu disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Ir. Said Iqbal, ME saat konferensi pers, Rabu (27/8/2014) di Hotel Megapro Menteng, Jakarta Pusat.

Ia pun menyatakan Buruh dan rakyat kecil justru mendapatkan kebijakan yang akan memiskinkan mereka dengan adanya kebijakan menaikkan harga BBM yg akan mendorong terjadinya efek domino seperti naiknya harga makanan, minuman, pakaian, transportasi dan harga harga lainnya.

Namun ditegaskan M. Iqbal, pernyataan bahwa harga BBM saat ini akan menguntungkan kelas menengah atas saja adalah pernyataan yang menyesatkan, karena faktanya para pengusaha kecil dan mayoritas kaum buruh yang upahnya dikisaran 1 hingga 2 juta sangat bergantung pada penggunaan BBM murah.

"Apalagi selama ini para kaum buruh tidak pernah mendapatkan konpensasi, sehingga dengan naiknya harga BBM sangat merugikan dan memiskinkan kaum buruh sehari harinya menggunakan sepeda motor dalam bekerja," tuturnya.


Kata Presiden KSPI, seharusnya pemerintah serius untuk meningkatkan upah buruh Indonesia yg jauh tertingggal akibat kebijakan upah murah selama ini, dan membiarkan terjadinya politik upah murah yang dimainkan oleh pengusaha hitam Indonesia, selain itu pemerintah seharusnya memperbaiki kebijakan pengupahan yang selama ini bermasalah, seperti :
1. Jumlah item kebutuhan hidup layak ( KHL) yg menjadi dasar penetapan upah minimum yang saat ini berjumlah 60 item belum memuat 24 item yang menjadi kebutuhan hidup dasar pekerja lajang.
2. Sebagian daerah masih menetapkan upah minimum jauh dibawah angka survey KHL ( terlebih KHL nya saja jauh dari kelayakan).
3. Perhitungan UMP/UMK yang didasarkan pada survey KHL saja tanpa menambahkan metode regresi, inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi penyebab utama upah di Indonesia senantiasa tertinggal, karena survey KHL adalah survey yang dilakukan pada tahun sebelumnya untuk kebutuhan survey di tahun berikutnya.

"Jalankan Jaminan Pensiun dengan Manfaat bulanan 75% dari upah terakhir seperti PNS. Amanah UU SJSN no 40 th 2004 dan UU BPJS no 24 th 2011 yang mengamanahkan pelaksanaan jaminan pensiun bagi seluruh pekerja per 1juli 2015 harus segera direalisasikan dengan prinsip bahwa jaminan pensiun ini adalah pengganti pendapatan pekerja ketika hilangnya pendapatan di usia pensiun untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup yang layak bagi pekerja dan keluarganya, terangnya. dedy mulyadi
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Panitia exspo kecamatan cluring bukan meriahkan namun hanya cari untung

Banyuwangi beritalima.com

Guna memeriahkan HUT RI yang ke 69 di kecamatan cluring telah di adakan exspo yang cukup di gemari oleh para warga masyarakat.

Tidak hanya para penjual kaki lima yang menempati stand di dalam exspo tersebut namun semua instansi juga turut serta memenuhi stand yang ada

Namun aroma negatif tercium di kalangan panitia. Di dalam kegiatan ini terkesan panitia hanya mencari laba atau untung dari penghasilan exspo tersebut

Salah satu penghasilan exspo bersumber dari penyewaan stand untuk pedagang kaki lima yang menempati stand di kenakan biaya 50.000 rupiah dan untuk sttand yang berukuran besar senilai 200.000 rupiah. Serta dari penitipan kendaraan yang rata di tiap malamnya menghasilkan sekitar 400.000 rupiah Dan kesemua anggaran yang masuk tersebut di kelola oleh panitia.

Panitia yang di ketuai oleh didik panggilan akrabnya sebelum kegiatan di mulai ketika di konfirmasi menuturkan bahwa " panitia akan melibatkan warga sekitar untuk membantu panitia dalam pelaksanaan exspo ini" tutur didik

Sedangkan menurut salah satu warga sekitar lapangan yang di tempati exspo yang enggan di sebut namanya menuturkan " panitia ini buta mata tuli telinga, seharusnya kegiatan ini melibatkan warga sekitar minimal para pemuda sekitar itu di libatkan namun sementara ini hanya linmas desa yang di libatkan. Para pemuda di sekitar sama sekali tidak di libatkan walaupun hanya sebagai tenaga parkir." Tuturnya

Bahkan sumber menambahkan" dari hasil pendapatan exspo ini di kemanakan dananya sedangkan jelas ketika selesai kegiatan ini pasti ada kerusakan lapangan." Imbuhnya
( Puji )
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Panitia exspo kecamatan cluring bukan meriahkan namun hanya cari untung

Banyuwangi beritalima.com

Guna memeriahkan HUT RI yang ke 69 di kecamatan cluring telah di adakan exspo yang cukup di gemari oleh para warga masyarakat.

Tidak hanya para penjual kaki lima yang menempati stand di dalam exspo tersebut namun semua instansi juga turut serta memenuhi stand yang ada

Namun aroma negatif tercium di kalangan panitia. Di dalam kegiatan ini terkesan panitia hanya mencari laba atau untung dari penghasilan exspo tersebut

Salah satu penghasilan exspo bersumber dari penyewaan stand untuk pedagang kaki lima yang menempati stand di kenakan biaya 50.000 rupiah dan untuk sttand yang berukuran besar senilai 200.000 rupiah. Serta dari penitipan kendaraan yang rata di tiap malamnya menghasilkan sekitar 400.000 rupiah Dan kesemua anggaran yang masuk tersebut di kelola oleh panitia.

Panitia yang di ketuai oleh didik panggilan akrabnya sebelum kegiatan di mulai ketika di konfirmasi menuturkan bahwa " panitia akan melibatkan warga sekitar untuk membantu panitia dalam pelaksanaan exspo ini" tutur didik

Sedangkan menurut salah satu warga sekitar lapangan yang di tempati exspo yang enggan di sebut namanya menuturkan " panitia ini buta mata tuli telinga, seharusnya kegiatan ini melibatkan warga sekitar minimal para pemuda sekitar itu di libatkan namun sementara ini hanya linmas desa yang di libatkan. Para pemuda di sekitar sama sekali tidak di libatkan walaupun hanya sebagai tenaga parkir." Tuturnya

Bahkan sumber menambahkan" dari hasil pendapatan exspo ini di kemanakan dananya sedangkan jelas ketika selesai kegiatan ini pasti ada kerusakan lapangan." Imbuhnya
( Puji )
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Dialog Kenegaraan

JAKARTA, beritalima.com - Pemerintah Indonesia ke depan masuk sebagai penengah, tahun 2015 Indonesia masuk se bagai tahun Asean Economic Community (AEC) namun nyatanya sampai saat ini belum ada kesiapan dan tidak bisa dimanfaatkan oleh pemerintahan baru. Padahal 100 hari menghadapi AEC tahun 2015 merupakan hal yang sangat luar biasa.

"Apa kebutuhan Jokowi sekarang, prioritasnya gimana, diplomasi apa yang mengedepankan kita semua dan bukan jargon lagi. Bagaimana poros maritim dunia," tandas Tirta Nugraha Mursitama, MS, PhD [Ketua Departemen Hubungan Internasional Universitas Bina Nusantara. Plt Ketua Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII); meraih doktor (PhD) dan master (MS) di Gakushuin University dan sarjana di Departemen HI FISIP UI]

Begitu juga dalam Dialog Kenegaraan yang biasa diselenggarakan rutin tiap Rabu, di Coffee Corner, Arya mengatakan bahwa Jokowi memiliki nilai filosofis yang memiliki tantangan praktis dalam pembangunan.

Arya yang nama lengkapnya Dr Ir Arya Hadi Dharmawan, MScAgr, Ketua Bidang Politik Pertanian dan Pembangunan Pedesaan – Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan IPB, menilai serius terhadap diri Joko Widodo yang telah terpilih menjadi Presiden, akan mampu mencetak lahan sawah.

"Produksi tidak hanya pada kedelai akan tetapi pada tanaman lainnya seperti tebu dan lainnya. Melindungi sawah harus melindungi insentif yang mempertahankan sawahnya, bahkan sampai saat ini tidak satupoun pemerintah daerah memberi insentif kepada petani supaya bisa meningkatkan hasil pertaniannya," kata Dosen ekologi politik/sosiologi pedesaan IPB, doktor dan master lulusan Georg-August-Universität Göttingen, Jerman.

Namun dalam tema dialog kenegaraan yang berjudul tantangan pemerintahan Jokowi - JK yang dilaksanakan, (27/8/2014) ini, Ganjar bersyukur kepada politisi yang telah memiliki kesadaran hukum untuk menghantan lawan politiknya. Bagaimana tantangan Indonesia ke depan. Kata Ganjar adalah penegakan hukum yang didasari dalam menegakkan UU.

Ditandaskan Gandjar Laksamana Bonaprapta, SH, MH, dosen hukum pidana Fakultas Hukum Universitas Indonesia, menyatakan bahwa DPR sebagai lembaga politik pasti substansi politiknya masuk, tapi memang harus masuk DPR. Bagai mana DPR dapat mengedepankan substansi hukum.
Meskipun dibuatkan UU
Anggota DPRnya tidak maksimal. Bagaimana membenahi penagak hukum. Sedangfkan isu pertama adalah korupsi. Apakah peegakan hukum ini baik ada buruk.

"Kalau saya tantang kasua-kasus pidana termasuk Pilpres, banyak yang menjadi perhatian publik.
Yang tersinggung, sebenarnya siapa apakah polisi, kapolri, Secara umum ada di kepolisian. Saya akui tidak mudah dalam mengurusi kasus," kata akademisi yang pernah meraih sarjana dan magister di UI.

Ironis kata ganjar, bagaimana menghadapi tantangan pemerintahan Jokowi, padahal SBY tidak berani menjewer aparat kepolisian. Akhirnya
Munculnya tokoh Jokowi yang didampingi JK dapat mengundang partisipasi masyarakat harus dimanfaatkan masyarakat untuk berperilaku penegak hukum.

Sementara ditegaskan Drs Paulus Yohanes Sumino, MM, senator asal Papua, mantan Ketua Panitia Khusus RUU Otonomi Khusus Papua Komite I DPD RI; anggota Tim Kerja RUU Pemerintahan Daerah, RUU Pemilukada, dan RUU Desa Komite I DPD RI; meraih sarjana di Uncen dan magister di Unhas.

Ia menjelaskan, bahwa hareus menegakan UU yang bagaimana. Sedangkan dalam Undanga-Undang ada 100 UU yang bertabrakan. Begitu dalam aparatur pemerintah Provinsi ada 67% Provinsi di Indonesia tidak patuh terhadap pelayanan publik. Hal itu dilakukan juga oleh beberapa Kementerian yang turut tidak patuh terhadap pelayanan publik.

"Saya sepakat Pemilihan Presiden ini belum optimal," terang Paulus. dedy mulyadi
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Desa Sukomaju Prioritaskan Program ADD‬ ‪

Banyuwangi.beritalima.com

‪Program alokasi Dana Desa ( ADD ) yang telah di realisasikan pendanaanya oleh pemerintah kabupaten Banyuwangi melalui BPM-Pd ( Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan ) Kabupaten Banyuwangi di Desa Sukomaju Kecamatan Srono tahun 2014 senilai Rp. 157.632.500 di prioritaskan untuk pembangunan infrastruktur sesuai RPD ( Rencana Pembangunan Desa ) Sukomaju.‬

‪Menurut Sishadi Wiyono SE selaku Kepala Desa Sukomaju mengatakan program itu di alokasikan untuk 3 aitem pembangunan infrastruktur di wilyah desanya di antaranya untuk pembangunan jembatan di Dusun Sukorejo sepanjang 7 meter, lebar 3 meter dengan ketinggian pondasi kurang lebih 10 meter, dua aitem berikutnya di alokasikan untuk pembangunan dua pelengsengan di Dusun Kaligoro masing - masing sepanjang 139 meter, tinggi 1 meter dengan kelebaran 50 cm.‬

‪" ADD tahun 2014 kita alokasikan untuk bangunan fasilitas masyarakat berupa jembatan dan pelengsengan, anggran pembangunan jembatan kita anggarkan senilai Rp.38.284.000 sedangkan dua bangunan plengsengan kita anggarkan senilai Rp.29.750.503 " Urainya.‬

‪Manfaat dari pembangunan fisik program ADD yang di prioritaskan menurut Sishadi Wiyono SE untuk memperlancar aktivitas masyarakat di sektor pertanian, dalam proses pembangunanya saat ini sudah mulai di kerjakan oleh LPMD ( Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa ) Desa Sukomaju, hal tersebut di prioritaskan karena hampir 70 % wilayah Desa Sukomaju merupakan areal persawahan.‬

‪" Program ADD kita prioritaskan guna mempermudah aktivitas masyarakat ke sektor pertanian, mengingat wilayah Sukomaju hampir 70 % nya adalah persawahan, dalam proses pembangunanya sudah mulai di kerjakan "  Jelasnya.‬

‪Sementara itu program lain yang terdanai oleh ADD Sishadi Wiyono SE sudah di realisasikan ke pos - pos ADD seperti ke PKK, Karang Taruna dan lain - lain bedasarkan juklak ADD.[Yd]


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Presiden SBY Resmikan Pembangunan Pusat Budaya Indonesia di Timor Leste

Melalui pendekatan budaya dapat diletakkan landasan persahabatan dan kerjasama dua bangsa, Indonesia dan Timor Leste. Keindahan produk budaya sejatinya tidak hanya indah di atas panggung tetapi juga dapat membawa kedamaian, memasuki jiwa setiap insan dan menjadi realitas kehidupan sebuah bangsa. Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan pusat budaya Indonesia di Mascarenhas, Timor Leste, Rabu (27/8).  Pendekatan budaya adalah bagian dari soft power approach, dalam diplomasi antara dua bangsa, siapapun pemimpin yang tengah menjabat, diharapkan masyarakat kedua bangsa yaitu Indonesia dan Timor Leste akan terus bersahabat. “Para anggota parlemen dan pemerintah akan terus berganti tapi sampai kapanpun Timor Leste akan terus berbatasan dengan Indonesia. Rakyat kita akan tetap ada dan mereka ingin bersahabat, tidak ada negara yang ingin berperang” Ucap Presiden SBY. Lebih jauh Presiden SBY mengajak Timor Leste untuk turut aktif berpartisipasi dalam memelihara perdamaian dunia, dengan senantiasa mengupayakan jalan damai dan diplomasi dalam menyelesaikan setiap masalah, pertikaian ataupun konflik yang ada, dan selalu menjauhkan pengerahan kekuatan militer.   Presiden SBY menekankan bahwa ia optimis kerjasama, persahabatan dan kemitraan antara Indonesia dan Timor Leste akan makin kokoh. Selain itu sebagai upaya mencegah pemanasan global dan menjaga kesehatan lingkungan yang berkelanjutan, Presiden SBY secara simbolis menyerahkan bantuan berupa lima puluh ribu bibit pohon Cendana, Trembesi dan Nangkadak dari Indonesia untuk Timor Leste.   Pembangunan Pusat Budaya Indonesia di Timor Leste ini akan selesai Oktober tahun 2015 mendatang. Menempati lahan seluas 2500 meter persegi, dengan luas bangunan 5700 meter persegi, Bangunan enam lantai ini menelan biaya hingga 90 milyar Rupiah. Pusat budaya Indonesia ini terdiri dari amphitheater, rumah pintar, ruang pameran, perpustakaan, cafetaria, ruang pertunjukan gamelan dan seni budaya Indonesia, laboratorium komputer dan bahasa, musholla, ruang pertemuan dan diskusi, serta taman. Perpustakaan akan terhubung secara online dengan perpustakaan yang ada di wilayah Indonesia. Pusat Budaya Indonesia ini akan menjadi pusat informasi tentang Indonesia, mulai dari informasi sejarah, situs budaya, teknologi dan kemajuan diIndonesia, dan pusat pelatihan bahasa Indonesia. Pusat Budaya Indonesia ini akan menjadi jembatan bagi masyarakat Timor Leste dan masyarakat Indonesia untuk meningkatkan mutual understanding, mutual respect, dan mutual trust yang akan bermanfaat bagi kedua negara.  Di akhir acara, Didampingi oleh Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak, dan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao, Presiden SBY melakukan penanaman pohon Trembesi. Turut hadir mendampingi Presiden SBY, Menkopolhukam Djoko Suyanto, Menkoperekonomian Chairul Tanjung, Menlu Marty Natalegawa, Mendikbud Muhammad Nuh, Mensesneg Sudi Silalahi, Kabin Mrciano Norman, Menhan Purnomo Yusgiantoro dan setkab Dipo Alam. (##)

Foto :  Didampingi oleh Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak, dan PM Timor Leste Xanana Gusmao, Presiden SBY melakukan penanaman pohon Trembesi di Mascarenhas, Timor Leste, Rabu (27/8). Presiden SBY hadir untuk meresmikan dimulainya pembangunan Pusat Budaya Indonesia dan meningkatkan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Timor Leste.

Pemkab Belitung Bahas Surat Edaran BPH MIGAS

Belitung-beritalima.com


Pemerintah Kabupaten Belitung Membahas Pengendalian Perindustrian jenis Bahan Bakar Minyak(BBM) Bersubsidi Dalam Rapat Di Ruang Sidang Pemkab Belitung pukul 14.00 WIB.(27/08/14).
Ini Semua Berdasarkan Surat Kepala BPH Migas Nomor 937/07/KA BPH/2014 Tanggal 24 juli 2014. Perihal Surat Edaran Pengendalian Jenis BBM tertentu Tahun 2014. Yang Dimana Dalam Acara di buka oleh Arpani Ayub Selaku Asisten I Bupati Belitung.
Dari informasi yang diperoleh beritalima.com,Erwandi A Rani Selaku Wakil Bupati Belitung Memaparkan Terkait Pengendalian Perindustrian BBM Bersubsidi.
"Dari Data Kuota dan Realisasi BBM Di Kabupaten Belitung Tahun 2014"
Jenis Premium :
Kuota APBN=34.815(Kilo Liter)
Kuota APBNP=32090(Kilo Liter)
Realisasi s/d juli 2014=18.265(Kilo Liter)/(52,5%),
Sisa Berdasarkan APBNP =13.825/(43,05%)(Kilo Liter)
Jenis Minyak Solar :
Kuota APBN=26.925(Kilo Liter)
Kuota APBNP=28.786(Kilo Liter)
Realisasi s/d juli 14=18.922,5(kilo liter)/(70,3%).
Sisa Berdasarkan APBNP=9.863(Kilo liter)/(34,26%)
Jenis Minyak Tanah :
Kuota APBN = 4.755(Kilo liter)
Kuota APBNP=4.755(kilo liter)
Realisasi s/d juli 14=4.72(kilo liter)/(85,5%)
Sisa berdasarkan APBNP = 683(Kilo liter)/(14,5%).
Rapat Pembahasan ini juga dihadiri oleh Ahyat selaku Kaban kesbangpol,Alkar selaku Kasatpol PP, Indra dari Perwakilan Jobber Tanjungpandan ,Kpt inf Hermansyah selaku Pasi intel Kodim 0414,Joko Handono Kasatreskrim Polres Belitung, Ash Kapten Sus hafid Kaintel Lanud dan para Pengusaha Bahan Bakar Minyak(BBM) se Kabupaten Belitung.(Dodi/Dadung)


Diduga Tipu Rp. 4,5 Miliar, Ratnawati Diadili PN Surabaya

Surabaya (beritalima.com) Ratnawati, Direktur PT Cakrawala Dua Benua Diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (27/8/2014), lantaran menipu rekan kerjanya Rp 4,5 miliar.

Wanita asal Puri Marina Jakarta itu didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lujeng Andayani, SH dari Kejati Jatim telah melakukan penipuan terhadap Echwanto, rekanan kerja di perusahaan yang dipimpinnya.

"Terdakwa ini bersalah, dan dia telah mengakui bahwa uang itu tidak dipergunakan untuk kepentingan perusahaan. Melainkan dinikmati untuk dirinya sendiri, Terdakwa dijerat dengan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP tentang penipuan. " Ujar JPU

Dalam dakwaan dijelaskan, aksi penipuan itu dilakukan oleh Ratnawati sejak 31 Maret 2011 silam.Saat itu, Echwanto dan Ratnawati ketemuan di Surabaya. Mereka dipertemukan oleh seorang temannya. Dari situ, Ratnawati mengajak Echwanto untuk bekerja sama.
Ratnawati memperkenalkan dirinya sebagai direktur PT Cakrawala Dua Benua yang beralamat di By Pass Ngurah Rai 88, Sanur Bali. Dia menawarkan ke korban untuk bekerjasama dalam pengadaan energi listrik (mesin diesel/power plan) untuk dijual ke PLN Bima Sumbawa.

Dalam kerjasama itu, Echwanto dimintai pinjaman uang sebanyak Rp 4,5 M untuk kegiatan PT Cakrawala tersebut. Dia juga dijanjikan untuk mendapat untung 15 persen dari uang itu. Dan terdakwa janji untuk mengembalikan yang paling lambat 30 November 2011.

Untuk lebih meyakinkan korban, Ratnawati meminta korban mengirim uang itu dengan cara ditransfer ke rekening atas nama perusahaan PT Cakrawala.

"Setelah uang dikirim, ternyata semua janjinya itu tidak dipenuhi. Termasuk janji pendapatan 15 persen dan janji pengembalian uang," Jelas JPU Lujeng.

Menanggapi  surat dakwaan JPU, terdakwa dan penasehat hukumnya akan mengajukan eksepsi (Nota keberatan) atas dakwaan JPU pada sidang selanjutnya. (Hend)


Selundupkan Sabu 1840 gram, Lu Xumei Minta Penerjemah Dan PH Diganti

Surabaya (beritalima.com) Sindikat Narkotika Internasional asal China Lu Xumei (27) kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (27/8/2014)

Siidang kali ini, Lu Xumei yang membawa sabu sebanyak 1,840 gram tersebut meminta kepada majlis hakim supaya penasehat hukum (PH)  dan penerjemah bahasa yang selama ini mendampinginya untuk diganti.

Majelis hakim yang diketuai hakim Heru Susanto,SH.MH  sempat terdiam. Kemudian, ditawarkan ke terdakwa bagaimana jika PH dan penerjemah diganti dengan tunjukan hakim. Lu Xumei kemudian menjawab, bersedia asalkan tidak mengeluarkan biaya.

Hakim lantas menanyakan hal ini ke tim jaksa penuntut umum (JPU). Dan JPU Retno Wulan,SH dari Kejati Jatim pun kebingungan. "Selama ini, penerjemah yang dipakai adalah penerjemah dari BNNP," jawabnya.

Sempat terjadi kebingungan beberapa puluh menit, majlis hakim lantas memutuskan untuk menyerahkan hal ini ke terdakwa. "Diberi waktu seminggu, dan kalau bisa pada sidang minggu depan PH yang baru sudah bisa langsung membacakan eksepsi. Sebagaimana jadwal sidang," ujar majelis hakim.

Selama ini, terdakwa didampingi penerjemah dari BNNP Jatim dan PH Yuliana yang merupakan penasehat hukum tunjukan dari pengadilan.

Dikonfirmasi setelah sidang, penasehat hukum Yuliana menyampaikan bahwa pihaknya tidak masalah jika harus diganti. "Tidak apa-apa. Kalau memang terdakwa mau ganti, ya tidak masalah, Saya menjadi penasehat hukum mendampingi terdakwa ini atas tunjukan hakim, karena terdakwa mengaku tidak punya biaya. Sekarang mau diganti, tidak apa-apa," terang Yuliana.

Seperti diketahui pada sidang sebelumnya, dalam dakwaan yang dibacakan JPU, penggagalan penyelundupan sabu yang dilakukan terdakwa ini bermula pada Minggu (13/4/2014) .

"Terdakwa turun dari pesawat CHatay Pasific dengan nomor penerbangan CX 781 dari Hongkong-Surabaya. Penangkapan terdakwa dilakukan setelah dari pihak Bea Cukai Juanda mencurigai barang bawaan terdakwa," ujar jaksa.

Setelah melewati pintu kontrol X-ray yang ada di Bandara Juanda, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelaku."Dalam pemeriksaan tas yang dibawa terdakwa, petugas menemukan benda kristal warna putih sebanyak 8 bungkus dan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata kedelapan bungkus barang bawaan pelaku itu positif sabu-sabu,dan langsung mengamankan terdakwa" Imbuh JPU Retno Wulan.

Tak hanya sampai disitu, petugas langsung medalami pemeriksaan lebih intesif lagi dan kemudian dari pihak Bea Cukai Juanda berhasil melakukan penangkapan lagi terhadap pelaku yang bernama Onwubuariri Franklin, warga asal Nigeria (berkas terpisah) di salah satu hotel yang ada di Surabaya.

"Franklin adalah penadah barang haram yang dibawa terdakwa," tambah jaksa.
Atas ulahnya ini, terdakwa dijerat pasal 113 ayat 2 UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan atau pasal 112 ayat 2 UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar. (Hend)



Dekompresi Tewaskan 12 Penyelam Simeulue Aceh

Simeulue,Aceh|Beritalima ---- Setiap tahun ada saja nelayan selam di Kabupaten Simeulue yang meninggal karena dekompresi (suatu keadaan di mana akumulasi nitrogen dalam tubuh selama menyelam membentuk gelembung udara yang justru menyumbat aliran darah serta sistem saraf). Sejak 2012 hingga kini tercatat 12 orang sudah nelayan selam di Simeulue yang tewas karena dekompresi.


Penderita dekompresi umumnya mengelami rasa sakit yang hebat di persendian, sakit kepala, dan gatal-gatal di kulit. Dekompresi juga dapat mengakibatkan kelumpuhan, kehilangan kesadaran (pingsan), mati rasa, bahkan kematian.
Untuk menyelam sampai ke dasar laut yang dalamnya bisa mencapai 20 meter, para nelayan Simeulue bisanya menyalakan kompresor di speedboat atau di boatnya. Alat itu yang kemudian memasok oksigen melalui selang panjang kepada para penyelam. Nah, pada saat-saat seperti inilah para penyelam itu rentan didera dekompresi.
Meski nyawa taruhannya, tapi tetap saja tak menyurutkan nyali para nelayan selam itu menjelajah dasar laut.Di Simeulue, nelayan selam ini umumnya menangkap lobster, teripang (kolong), kima, dan lolak--semuanya hidup di dasar laut--karena harganya tergolong tinggi di pasaran.
Lalu untuk mencegah terjadinya kecelakaan atau terserang dekompresi saat menyelam di dasar laut, Dinas Kesehatan Simeulue, Selasa kemarin hingga Rabu (17/8) hari ini menggelar pelatihan teknik menyelam yang aman dengan mengundang 200 nelayan selam di seantero Simeulue. Acara itu dilaksanakan di Aula Dinkes Simeulue.
Ketua panitia pelatihan, Darmilis D, kepada Serambi kemarin mengatakan, berdasarkan data sejak tahun 2012 hingga saat ini sudah 12 nelayan Simeulue tewas akibat dekompresi saat menyelam di dasar laut.
"Selama ini cara mereka menyelam asal-asalan. Seharusnya didahului dengan pemanasan sebelum menyelam. Kemudian, jangan menyelam terlalu dalam, apalagi oksigen yang dikeluarkan melalui kompresor itu tidak murni," kata Darmilis yang berharap melalui pelatihan itu nelayan mendapat pengetahuan baru tentang penyelaman sehingga bisa mengurangi risiko dekompresi.
Pelatihan itu, lanjut Darmilis, menghadirkan narasumber yang juga instruktur selam dari Kota Sabang, termasuk penyelam dari Angkatan Laut di Lanal Simeulue, juga dari Dinas Kelautan dan Perikanan Simeulue.
"Karena pesertanya mencapai 200 orang dari sepuluh kecamatan, terpaksa kita bagi menjadi dua gelombang yang berlangsung selama dua hari," kata Darmilis
Menurut Darmilis, tidak semua nelayan Simeulue yang didera dekompresi meninggal dunia. Ada juga beberapa orang yang selamat, tapi mereka menderita lumpuh permanen sehingga tak bisa maksimal menafkahi keluarganya.
"Kalau data nelayan yang lumpuh karena menyelam belum terdata rapi, tapi memang ada beberapa kasus," ucapnya.
Ia berharap, setelah mengikuti latihan pencegahan dekompresi itu tidak ada lagi nelayan selam di Simeulue yang menjadi korban. "Mau menyelam silahkan, apalagi kalau itu profesi yang ditekuni. Tapi haruslah hati-hati dengan mengutamakan keselamatan jiwa. Menyelam terlalu dalam dengan waktu yang lama, sangatlah berisiko," Darmilsi mengingatkan. [Monanda Phermana / Petikkan:www.serambinews.com]


Panglima TNI Beri Pembekalan Anggota DPR RI

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko hadir sebagai pemateri pada kegiatan Pembekalan dan Pemantapan Wawasan Kebangsaan bagi Anggota DPR RI periode 2014-2019 di Aula Gd. Dwi Warna Purwa Lemhannas RI, Rabu (27/8/2014).


Dalam materi yang diberi judul "Peran TNI Dalam Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan NKRI", Panglima TNI menjelaskan mengenai perbedaan ciri-ciri masyarakat di negara maju, dengan negara berkembang. Negara maju di huni oleh masyarakat yang memiliki kebutuhan tinggi akan prestasi, memiliki disiplin yang tinggi, mempunyai tanggung jawab pribadi, menyukai tantangan, serta keunggulan dalam pekerjaan. Sedangkan pada masyarakat di negara berkembang memiliki ciri sensitif terhadap reaksi orang lain, anti kritik, juga mudah melakukan penyelewengan. "Saya yakin anggota DPR RI termasuk ke dalam ciri-ciri masyarakat maju," jelas Panglima TNI. 
Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa potensi konflik di Indonesia adalah masalah Ideologi (degradasi pengamalan Pancasila sebagai ideologi bangsa, keinginan kelompok tertentu merubah Pancasila dengan ideologi lain); Politik (sengketa Pemilu, demokrasi transaksional); ekonomi (masalah hutang luar negeri, masalah BBM, defisit anggaran perdagangan bebas, pencucian uang); Sosial Budaya (kemiskinan, pengangguran meningkat kerusakan lingkungan hidup, korupsi, konflik SARA, wabah penyakit, narkoba, TKI ilegal); Hankam (separatisme, terorisme, maslah perbatasan kejahatan lintas negara).
Kegiatan pembekalan dan pemantapan yang diselenggarakan atas kerjasama Lemhannas RI dengan DPR RI ini, menurut Panglima TNI adalah momentum yang tepat untuk mendiskusikan berbagai permasalahan kebangsaan yang sedang dihadapi saat ini. "Ini adalah momentum, anggota DPR bisa berkumpul di Lemhannas RI untuk membicarakan persoalan-persoalan demi kemajuan bangsa," ungkap Panglima TNI.
Panglima TNI berulang kali mengingatkan supaya anggota DPR RI tidak salah langkah dalam membuat kebijakan. Kemacetan politik yang terjadi dapat dimunculkan, dapat pula dipecahkan oleh anggota DPR RI. "Hati-hati, begitu salah membuat kebijakan akan banyak prajurit yang menjadi korban," kata Jenderal TNI Dr. Moeldoko.
Jenderal TNI Dr. Moeldoko juga mengimbau agar anggota DPR RI selalu memperhatikan situasi geopolitik di kawasan Asia Pasifik. "Lingstra mohon dipahami sebaik-baiknya oleh rekan-rekan anggota DPR," pinta Panglima TNI.
Bertindak selaku moderator dalam kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan oleh Lemhannas RI ini adalah Deputi bidang Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas RI, Laksda TNI Ir. Leonardi M.Sc.
           
 
by : Fen 2010 | email: berita_lima@yahoo.com | Redaksi
Copyright © 2011. BeritaLima.com - Sukseskan Pemilu 2014
BL PT. MEDIA PUTRA PENDOWO by Group
Design by: Browalas.Com To AMOI